Emas Antam ukuran 1 gram kini dibanderol Rp2.590.000, naik Rp36.000 dibandingkan harga perdagangan sebelumnya pada Kamis (23/10/2025).
Selain emas 1 gram, kenaikan juga tercatat pada berbagai pecahan logam mulia lainnya. Emas 5 gram dijual Rp12.700.000, sedangkan pecahan 10 gram dipatok Rp25.339.000.
Pegadaian juga menawarkan emasAntam ukuran besar, seperti 100 gram senilai Rp252.574.000, 500 gram senilai Rp1.262.052.000, dan 1.000 gram senilai Rp2.524.060.000.
Namun, untuk emas 0,5 gram, harga justru turun menjadi Rp1.350.000, lebih rendah Rp17.000 dibandingkan hari sebelumnya.
Kenaikan harga emas domestik ini sejalan dengan penguatan harga emas dunia.
Berdasarkan data Reuters, pada Jumat (24/10/2025), harga emas di pasar spot naik 1% ke US$4.132,76 per troy ounce setelah sebelumnya sempat menyentuh level terendah hampir dua pekan.
Hargaemas berjangka AS pengiriman Desember juga naik 2% ke US$4.145,60 per troy ounce. Jika dikonversi ke rupiah, harga emas dunia berada di level sekitar Rp2,21 juta per gram.
Peter Grant, Wakil Presiden sekaligus Senior Metals Strategist di Zaner Metals, mengatakan bahwa seluruh faktor fundamental yang mendorong kenaikan harga emas sepanjang tahun masih berlaku.
"Ada aksi beli saat harga terkoreksi, serta peningkatan ketegangan perdagangan dan geopolitik yang memperkuat sentimen pembelian hari ini," ujarnya.
Sepanjang tahun 2025, harga emas telah melonjak sekitar 57%, terdorong oleh ketegangan geopolitik, ketidakpastian ekonomi global, ekspektasi pemangkasan suku bunga, serta pembelian berkelanjutan oleh bank sentral.