BREAKING NEWS
Sabtu, 14 Maret 2026

Tekanan Global Bikin Rupiah Tersungkur Lagi, Ditutup di Rp16.676 per Dolar

Adelia Syafitri - Senin, 03 November 2025 16:11 WIB
Tekanan Global Bikin Rupiah Tersungkur Lagi, Ditutup di Rp16.676 per Dolar
Tahukah Anda kalau ada beberapa perbedaan fisik antara uang kertas Rupiah dan Dolar AS?(Foto: Liputan6.com)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTANilai tukar rupiah ditutup melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Senin (3/11).

Rupiah ditutup di level Rp16.676 per dolar AS, turun 45 poin atau 0,27 persen dibanding penutupan sebelumnya.

Sementara itu, kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) yang diterbitkan Bank Indonesia (BI) menunjukkan rupiah berada di posisi Rp16.664 per dolar AS.

Baca Juga:

Pergerakan mata uang Asia pada hari ini tercatat bervariasi. Peso Filipina melemah 0,09 persen, yen Jepang turun 0,1 persen, dan baht Thailand terkoreksi 0,22 persen.

Sebaliknya, ringgit Malaysia menguat 0,11 persen, won Korea Selatan naik 0,12 persen, sementara dolar Singapura turun tipis 0,05 persen.

Dari kelompok mata uang utama dunia, pergerakan juga terlihat beragam. Euro cenderung stagnan, franc Swiss melemah 0,12 persen, dolar Australia menguat 0,11 persen, dan dolar Kanada turun 0,05 persen.

Analis Doo Financial Futures menilai tekanan terhadap rupiah disebabkan oleh penguatan dolar AS secara global serta ekspektasi pasar terhadap kemungkinan pemangkasan suku bunga Bank Indonesia (BI) dalam waktu dekat.

"Data perdagangan Indonesia bulan September yang dirilis siang ini memang lebih kuat dari perkiraan, namun belum cukup untuk menopang pergerakan rupiah di tengah sentimen penguatan dolar," ujar analis Doo Financial Futures kepada CNN Indonesia.

Sejumlah pelaku pasar juga mencermati kebijakan moneter global, terutama langkah Federal Reserve AS yang masih menahan suku bunga di level tinggi untuk menekan inflasi.

Kondisi ini membuat permintaan terhadap aset berbasis dolar tetap kuat, sementara tekanan terhadap mata uang emerging markets, termasuk rupiah, berlanjut.

Dengan kondisi tersebut, analis memperkirakan rupiah masih berpotensi bergerak di kisaran Rp16.650 hingga Rp16.720 per dolar AS pada perdagangan esok hari, menunggu arah kebijakan BI dan sentimen global lebih lanjut.*

(cn/M/006)

Editor
:
0 komentar
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru