UMKM Kini Mudah Dapat Pinjaman Rp500 Juta dengan Cicilan Ringan, Cek Simulasi Angsuran KUR BNI 2026!
JAKARTA Bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Bank Negara Indonesia (BNI) kembali menghadirkan program Kredit Usaha Rakya
EKONOMI
MEDAN – Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatra Utara mencatat nilai tukar petani subsektor hortikultura (NTPH) terkoreksi sebesar 1,95% pada Oktober 2025, meski harga cabai merah keriting melonjak hampir sepanjang bulan, bahkan menembus Rp100.000 per kilogram.
Indikator NTP, yang mengukur perbandingan harga yang diterima petani dari hasil panen terhadap biaya produksi dan konsumsi rumah tangga, biasanya menjadi cermin kesejahteraan petani.
Penurunan NTP kerap diartikan sebagai berkurangnya kesejahteraan petani.Baca Juga:
Akademisi Universitas Islam Sumatra Utara (UISU) Gunawan Benjamin mengatakan penurunan NTPH tidak serta merta menunjukkan ketidaksejahteraan petani cabai.
"Memang untuk NTP tanaman hortikultura ini tidak hanya dipengaruhi oleh cabai merah saja," ujar Gunawan.
Menurut Gunawan, NTPH dipengaruhi oleh harga berbagai komoditas hortikultura seperti cabai merah keriting, cabai rawit, cabai hijau, dan tomat.
Meski harga cabai merah melonjak, harga komoditas hortikultura lainnya mengalami penurunan sehingga berdampak pada turunnya NTPH.
Berdasarkan catatan BPS, cabai masih menyumbang inflasi bulanan sebesar 0,16% pada Oktober 2025.
Sementara NTP subsektor hortikultura tercatat turun menjadi 104,98 poin dari 107,07 poin pada September.
Di sisi lain, NTP secara keseluruhan di Sumut justru naik 1,88% menjadi 148,81 poin.
Gunawan memproyeksikan penurunan NTPH akan berlanjut pada November, terutama seiring menurunnya harga cabai merah keriting yang kini rata-rata ditransaksikan di kisaran Rp45.000—55.000 per kg.
Sedangkan cabai rawit dan cabai hijau justru diperdagangkan di bawah harga keekonomiannya, yaitu di kisaran Rp25.000—30.000 per kg.
JAKARTA Bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Bank Negara Indonesia (BNI) kembali menghadirkan program Kredit Usaha Rakya
EKONOMI
JAKARTA Mantan Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro, resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri setelah diduga memi
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya pengelolaan sampah rumah tangga di tingkat desa dan kelurahan sebagai bagian dar
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintahannya untuk mewujudkan swasembada pangan nasional dan memperkuat ketahan
EKONOMI
JAKARTA UTARA Prajurit Komando Armada RI bersama jajaran Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) III menggelar aksi bersihbersih ka
NASIONAL
LABUSEL Kodim 0209/Labuhanbatu (LB) menyelesaikan pembangunan jembatan perintis atau jembatan gantung sepanjang 34,5 meter di Dusun Aek
NASIONAL
GAZA Sejak agresi Israel dimulai pada Oktober 2023, ribuan warga Palestina di Jalur Gaza dilaporkan hilang secara misterius. Investigasi
INTERNASIONAL
JAKARTA Kehidupan Nabi Muhammad SAW tidak hanya dikenal melalui dakwah dan kepemimpinannya, tetapi juga melalui aktivitas seharihari ya
AGAMA
JAKARTA Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas), Dr. Oloan Paniaran Nababan, melakukan pertemuan dengan Menteri Pertanian RI, Dr. Ir. Andi
PERTANIAN AGRIBISNIS
KARO Pemerintah Kabupaten Karo menggelar kegiatan sambang warga dan gotong royong dalam rangka Bulan Bhakti Gotong Royong Gerakan ASRI (
PEMERINTAHAN