Cabai merah keriting tercatat Rp62.596/kg, jauh di atas HAP nasional Rp37.000–Rp55.000/kg.
Sementara itu, cabai rawit merah mencapai Rp73.349/kg, di atas HAP Rp40.000–Rp75.000/kg, dan cabai merah besar Rp55.905/kg.
Telur ayam ras juga berada di posisi tinggi, yakni Rp31.342/kg, di atas HAP nasional Rp30.000/kg.
Adapun harga beras premium Rp15.567/kg masih berada di batas atas HET nasional Rp14.900–Rp15.800/kg, sedangkan beras medium Rp13.570/kg, berada di batas bawah HET Rp13.500–Rp15.500/kg.
Komoditas lain yang melebihi HAP nasional adalah jagung tk peternak Rp6.941/kg (HAP Rp5.800/kg) dan bawang merah Rp48.369/kg (HAP Rp36.500–41.500/kg).
Sementara bawang putih Rp37.761/kg masih di bawah HAP Rp38.000–40.000/kg.
Di sisi lain, harga daging sapi murni Rp135.070/kg dan daging ayam ras Rp39.841/kg masih di bawah HAP nasional.
Harga gula konsumsi Rp18.051/kg masih berada dalam rentang HAP Rp17.500–18.500/kg.
Harga minyak goreng kemasan Rp21.031/liter, minyak goreng curah Rp17.611/liter, dan Minyakita Rp17.566/liter, melebihi HET Minyakita Rp15.700/liter.
Harga tepung terigu curah Rp9.733/kg, tepung terigu kemasan Rp12.962/kg.
Sedangkan harga ikan kembung Rp43.263/kg, ikan tongkol Rp35.664/kg, dan ikan bandeng Rp35.841/kg.
Kepala Badan Pangan Nasional menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap harga komoditaspangan menjelang Nataru, agar fluktuasi tidak merugikan konsumen.
"Pemerintah akan terus memantau dan menstabilkan harga agar masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan pokok selama musim liburan," kata pejabat tersebut.
Dengan lonjakan harga beberapa komoditas penting, masyarakat diimbau bijak dalam mengatur kebutuhan belanja, serta memanfaatkan pasar tradisional dan program pemerintah untuk memperoleh harga lebih terjangkau.*
(bb/ad)
Editor
: Adam
Harga Cabai dan Telur Meroket Jelang Nataru, Pemerintah Diminta Tindak Cepat!