MEDAN - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Senin, 29 Desember 2025.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) pukul 09.00 WIB, IHSG naik 0,22% ke level 8.556,48.
Penguatan indeks didorong oleh saham-saham berkapitalisasi besar. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) memimpin dengan lonjakan 4,05%, diikuti PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) yang naik 1,45% dan PT Chandra Daya Investasi Tbk. (CDIA) menguat 1,21%.
Saham pertambangan dan industri juga mencatat kenaikan signifikan, seperti PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) 1,21%, PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) 0,96%, PT Astra International Tbk. (ASII) 0,75%, serta PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) 0,71%.
Di sektor perbankan, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) masing-masing naik 0,53% dan 0,50%.
Sementara dari saham-saham LQ45, penguatan terbesar dicatat oleh PT Trimegah Bangun Persada Tbk. (NCKL) 2,25% dan PT Merdeka Battery Materials Tbk. (MBMA) 1,83%.
Meski begitu, sejumlah saham blue chip justru melemah. PT United Tractors Tbk. (UNTR) turun 0,67%, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP) 0,61%, PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) 0,55%, dan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SMGR) 0,75%.
Tim Riset MNC Sekuritas memproyeksikan IHSG berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek.
"IHSG saat ini berada di wave [iv] dari wave 5, rawan terkoreksi ke kisaran 8.464–8.493 untuk menutup gap tipis. Worst case, IHSG bisa menyentuh area 8.000-an," tulis MNC Sekuritas.
Disclaimer: Berita ini bersifat informatif dan bukan ajakan membeli atau menjual saham. Keputusan investasi tetap di tangan pembaca.*