Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyebut Indonesia baru menyalurkan beras sebagai bantuan kemanusiaan ke Palestina, tetapi beberapa negara tetangga, termasuk Malaysia, juga mengajukan permintaan ekspor.
"Kalau ada negara lain yang membutuhkan bantuan dan kita sanggup, ya kita akan berikan. Contohnya dari Malaysia," kata Prasetyo di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Jawa Barat, Selasa (7/1/2026) malam.
Namun, Prasetyo tidak merinci jumlah atau bentuk bantuan yang diminta.
Permintaan ekspor beras ke Malaysia sebenarnya sudah muncul sejak pertengahan 2025.
Saat itu, Menteri Pertanian Amran Sulaiman menyampaikan bahwa Indonesia masih fokus memperkuat stok pangan dalam negeri.
Malaysia juga menaruh minat untuk mempelajari teknologi pertanian Indonesia dalam meningkatkan produktivitas beras.
Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menambahkan bahwa perusahaan importir Malaysia sudah mengajukan permintaan sekitar 2.000 ton per bulan, dan rencana ekspor ini mendapat lampu hijau dari Presiden Prabowo Subianto.
Namun, hingga akhir 2025, ekspor beras ke Malaysia belum direalisasikan.*
(d/dh)
Editor
: Adam
Malaysia Minta Indonesia Ekspor Beras, Pemerintah Pertimbangkan Stok Dalam Negeri