BREAKING NEWS
Rabu, 25 Februari 2026

Malaysia Minta Indonesia Ekspor Beras, Pemerintah Pertimbangkan Stok Dalam Negeri

Adam - Rabu, 07 Januari 2026 09:06 WIB
Malaysia Minta Indonesia Ekspor Beras, Pemerintah Pertimbangkan Stok Dalam Negeri
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. (Foto: Tangkapan Layar Sekretariat Presiden / YT)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BOGOR Pemerintah Malaysia meminta bantuan Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pangannya dengan mengimpor beras.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyebut Indonesia baru menyalurkan beras sebagai bantuan kemanusiaan ke Palestina, tetapi beberapa negara tetangga, termasuk Malaysia, juga mengajukan permintaan ekspor.

"Kalau ada negara lain yang membutuhkan bantuan dan kita sanggup, ya kita akan berikan. Contohnya dari Malaysia," kata Prasetyo di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Jawa Barat, Selasa (7/1/2026) malam.

Baca Juga:

Namun, Prasetyo tidak merinci jumlah atau bentuk bantuan yang diminta.

Permintaan ekspor beras ke Malaysia sebenarnya sudah muncul sejak pertengahan 2025.

Saat itu, Menteri Pertanian Amran Sulaiman menyampaikan bahwa Indonesia masih fokus memperkuat stok pangan dalam negeri.

Malaysia juga menaruh minat untuk mempelajari teknologi pertanian Indonesia dalam meningkatkan produktivitas beras.

Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menambahkan bahwa perusahaan importir Malaysia sudah mengajukan permintaan sekitar 2.000 ton per bulan, dan rencana ekspor ini mendapat lampu hijau dari Presiden Prabowo Subianto.

Namun, hingga akhir 2025, ekspor beras ke Malaysia belum direalisasikan.*

(d/dh)

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB untuk Pertama Kali, Siap Tangani Krisis Venezuela
Siklon Tropis Jenna Terbentuk, BMKG Waspadai Gelombang Tinggi di Perairan Indonesia
Liburan 2026: 7 Negara Paling Direkomendasikan, Indonesia Masuk!
Resonansi Venezuela dan Unilateralisme Global
Prabowo Tegaskan Program MBG untuk Semua, Tak Terkait Peta Politik
Wamendagri Ribka Haluk Bantah Ada Arahan Presiden untuk Menanam Sawit di Papua
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru