BREAKING NEWS
Selasa, 24 Februari 2026

Target Swasembada Pangan Dipangkas Jadi 1 Tahun, Mentan Ngaku Stres

Adam - Rabu, 07 Januari 2026 13:15 WIB
Target Swasembada Pangan Dipangkas Jadi 1 Tahun, Mentan Ngaku Stres
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. (Foto: Tangkapan Layar Sekretariat Presiden / YT)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Pemerintah resmi mengumumkan capaian swasembada pangan, menyusul panen raya yang berlangsung di Karawang, Rabu (7/1/2026).

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengaku target yang diminta Presiden Prabowo Subianto—dari empat tahun menjadi satu tahun—menyebabkan vertigo dan gangguan asam lambung.

"Dari awal dijanjikan empat tahun, kemudian tiga tahun, akhirnya menjadi satu tahun. Alhamdulillah, hari ini mulai recovery," kata Amran saat memberikan keterangan pers yang disiarkan melalui YouTube Sekretariat Presiden.

Baca Juga:

Momentum panen raya dihadiri langsung Presiden Prabowo Subianto, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, serta Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adininggar Widyasanti.

Amran menekankan keberhasilan swasembada pangan bukan hasil kerja tunggal Kementerian Pertanian, melainkan kolaborasi lintas kementerian dan lembaga.

Peran Menteri Pertahanan, misalnya, disebut penting dalam pembangunan food estate sejak 2023.

Selain itu, Amran juga menyampaikan apresiasi kepada Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya atas penerbitan 25 regulasi di sektor pertanian dalam setahun, yang meningkatkan produksi dalam negeri.

"Kami juga berterima kasih kepada Menteri ATR/BPN yang menjaga 7 juta hektare lahan pangan berkelanjutan agar tidak dialihfungsikan menjadi perumahan," tambah Amran.

Ke depan, pemerintah menargetkan penguatan produksi protein, termasuk ikan dan telur ayam, sebagai bagian dari upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional.*

(d/dh)

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru