Menurut Prabowo, kondisi global saat ini tengah menghadapi pengetatan keuangan, ketegangan perdagangan, dan geopolitik yang tinggi, namun Indonesia mampu menjaga inflasi tahunan stabil di kisaran 2 persen.
Pemerintah juga berhasil mempertahankan defisit APBN di bawah 3 persen dari PDB serta pertumbuhan ekonomi sekitar 5 persen selama satu dekade terakhir.
"Dan saya yakin bahwa tahun ini, pertumbuhan (ekonomi) kami akan lebih tinggi," tambah Prabowo dengan percaya diri.
Indonesia Sebagai Titik Terang di Tengah Ketidakpastian Global
Keyakinan Prabowo bukan tanpa dasar. Ia mengutip International Monetary Fund (IMF) yang menilai Indonesia sebagai titik terang ekonomi dunia.
"Lembaga-lembaga internasional tidak memuji kami karena optimisme yang tidak berdasar. Mereka melakukannya karena bukti. Mereka mengakui bahwa ekonomi Indonesia tangguh," kata Prabowo.
Prabowo menekankan bahwa stabilitas ekonomi Indonesia terjadi karena persatuan dan kolaborasi.
"Kami telah dan akan selalu memilih persatuan daripada perpecahan, memilih persahabatan dan kolaborasi daripada konfrontasi, dan selalu memilih persahabatan daripada permusuhan. Kredibilitas kami yang diperoleh dengan susah payah selama bertahun-tahun telah dijaga," pungkasnya.*
(k/dh)
Editor
: Adelia Syafitri
Prabowo: Dunia Akan Terkejut dengan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia