Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) babak belur pada perdagangan Rabu (28/1/2026).
IHSG sempat terjun hingga minus 7,35% ke level 8.320 dan mengalami trading halt karena penurunan melebihi ambang batas 8%.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai penurunan tajam ini hanya shock sementara di kalangan investor.
Baca Juga:
Menurutnya, fundamental ekonomi yang terus diperkuat pemerintah akan mendorong pasar pulih dalam waktu dekat.
"Ini kan masih shock. Besok mungkin flat. Minggu depan lah Anda lihat, karena pondasi ekonomi betul-betul kita perbaiki dengan serius. Saya sebetulnya nggak peduli indeks. Kalau fundamental ekonomi bagus, otomatis naik," kata Purbaya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat.
Purbaya menambahkan, gejolak pasar saham kali ini juga dipicu pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI).
Ia menilai, berita negatif tersebut menjadi bukti praktik 'goreng-gorengan' saham masih marak, yang kerap merugikan investor kecil.
"Karena free floating saham kita belum cukup besar, harga mudah dipermainkan. Banyak penggoreng saham bebas berkeliaran dan untung banyak, sementara investor kecil dirugikan," ujarnya.
Sejak awal menjabat, Purbaya kerap menegaskan IHSG akan terus meningkat, bahkan menargetkan level 9.000 poin.
Ia optimis, dengan langkah penguatan fundamental ekonomi, pasar saham domestik akan kembali pulih dan menarik minat investor.*
(d/dh)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.