BREAKING NEWS
Selasa, 03 Februari 2026

Harga Emas Antam Turun Rp 48 Ribu per Gram, Meski Emas Dunia Catat Rekor Tertinggi

Adam - Jumat, 30 Januari 2026 08:57 WIB
Harga Emas Antam Turun Rp 48 Ribu per Gram, Meski Emas Dunia Catat Rekor Tertinggi
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Harga emas batangan Logam Mulia produksi PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) mengalami penurunan pada perdagangan Jumat (30/1/2026).

Emas Antam kini dibanderol Rp 3.120.000 per gram, melemah Rp 48.000 dibanding posisi sehari sebelumnya.

Sementara itu, harga pembelian kembali (buyback) emas Antam berada di Rp 2.939.000 per gram, turun Rp 50.000 dari perdagangan kemarin.

Baca Juga:

Penurunan ini terjadi meski harga emas dunia justru menguat dan mencatat rekor penutupan tertinggi sepanjang sejarah.

Daftar harga emas Antam terbaru (30 Januari 2026):
0,5 gr : Rp 1.610.000
1 gr : Rp 3.120.000
2 gr : Rp 6.180.000
3 gr : Rp 9.245.000
5 gr : Rp 15.375.000
10 gr : Rp 30.695.000
25 gr : Rp 76.612.000
50 gr : Rp 153.145.000
100 gr : Rp 306.212.000
250 gr : Rp 765.265.000
500 gr : Rp 1.530.320.000
1000 gr : Rp 3.060.600.000

Kasi Humas PT Antam, Budi Santoso, menyebutkan bahwa penurunan harga ini lebih dipengaruhi oleh strategi perdagangan internal dan penyesuaian harga harian, meski harga emas dunia terus menguat.

Di pasar spot global, harga emas sempat ditutup di level US$ 5.439,8 per troy ons, naik 0,37 persen dari hari sebelumnya.

Dalam perdagangan intraday, harga emas dunia bahkan sempat menembus US$ 5.500 per troy ons.

Sepanjang sepekan terakhir, harga emas dunia tercatat naik 8,82 persen secara point-to-point, sementara sejak awal tahun 2026 (year-to-date), kenaikan mencapai 25,64 persen.

Lonjakan harga emas dunia didorong oleh ketegangan geopolitik di Amerika Serikat (AS), termasuk ancaman Presiden Donald Trump untuk menyerang Iran dan potensi tarif bea masuk terhadap negara pemasok minyak ke Kuba.

Selain itu, pengumuman calon Gubernur Bank Sentral Federal Reserve yang baru juga memengaruhi sentimen investor.

Emas tetap menjadi pilihan aset aman bagi investor yang ingin melindungi portofolio dari risiko gejolak ekonomi dan politik.

Penurunan suku bunga acuan juga membuat emas menjadi lebih menarik karena tidak memberikan imbal hasil tetap, sehingga harga cenderung menguat saat suku bunga rendah.*


(bb/ad)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Komisi XIII DPR RI Tinjau Ditjenpas Sumut, Fokus Perkuat SDM dan Keamanan Lapas
Medan Jadi Fokus Investasi DPUM Malaysia, Wakil Wali Kota Zakiyuddin Harahap Siap Dukung Kerja Sama Strategis
Dirjen ESDM Buka Suara soal Pencabutan Izin Tambang Martabe, Perusahaan Bisa Ajukan Gugatan atau Arbitrase
IHSG Rontok, Permainan Atau Mekanisme Pasar?
Dede Elangbali Dukung Polri di Bawah Presiden: Tegaskan Supremasi Sipil dan Akuntabilitas Demokrasi
Menkeu Purbaya: BUMN Baru Perminas Lebih Untung daripada Investasi di Obligasi
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru