BREAKING NEWS
Minggu, 22 Maret 2026

Rupiah Melemah ke Rp16.795/US$ di Tengah Ketidakpastian MSCI dan Pergantian Deputi BI

Adelia Syafitri - Jumat, 30 Januari 2026 10:26 WIB
Rupiah Melemah ke Rp16.795/US$ di Tengah Ketidakpastian MSCI dan Pergantian Deputi BI
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Dalam skenario ekstrem, dana pasif yang mengikuti indeks MSCI dapat melepas aset hingga US$7,8 miliar.

Langkah serupa diambil UBS Group AG yang menurunkan rekomendasi saham Indonesia menjadi netral dari sebelumnya overweight.

UBS menilai kekhawatiran MSCI terkait investability dan potensi reklasifikasi ke frontier market akan menjadi beban berkepanjangan hingga ada kepastian arah kebijakan regulator.

"Kami memperkirakan overhang di pasar akan bertahan sampai terdapat kejelasan regulasi dan evaluasi MSCI," tulis analis UBS, Sunil Tirumalai, dalam laporan risetnya.

Para analis menilai kombinasi tekanan eksternal, ketidakpastian regulasi, dan potensi arus keluar dana pasif dapat menahan penguatan rupiah dan menimbulkan volatilitas lanjutan di pasar saham domestik.

Investor disarankan untuk tetap hati-hati dan memantau sinyal kebijakan moneter serta hasil evaluasi MSCI.*


(bb/ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
IHSG Dibuka Menguat 0,93%: Saham BBCA, BBRI dan TLKM Jadi Andalan Investor
Harga Emas Antam Turun Rp 48 Ribu per Gram, Meski Emas Dunia Catat Rekor Tertinggi
IHSG Rontok, Permainan Atau Mekanisme Pasar?
Harga Emas Antam Tembus Rp3,16 Juta/Gram, Rekor Tertinggi Sepanjang Masa!
Rupiah Dibuka Melemah ke Rp16.775, Investor Optimistis Stimulus Fiskal Dongkrak Penguatan
IHSG Jatuh Tajam 5,09% Terdampak Pembekuan Rebalancing MSCI, Investor Diminta “Wait and See”
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru