BREAKING NEWS
Senin, 23 Maret 2026

Pemerintah Perkuat Kolaborasi dengan KKKS, Bahlil Targetkan Kenaikan Lifting Migas 2026

Nurul - Sabtu, 31 Januari 2026 15:55 WIB
Pemerintah Perkuat Kolaborasi dengan KKKS, Bahlil Targetkan Kenaikan Lifting Migas 2026
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia. (Foto: Bahlil Lahadalia / FB)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menggelar dialog dengan para pimpinan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) hulu minyak dan gas bumi dalam CEO Forum Awal Tahun 2026.

Pertemuan tersebut digelar untuk mengevaluasi capaian kinerja industri hulu migas sekaligus mengoptimalkan target lifting nasional.

Bahlil mengatakan keberhasilan peningkatan lifting migas membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah dan pelaku usaha.

Baca Juga:

Menurut dia, KKKS berperan sebagai pelaksana di lapangan, sementara pemerintah bertindak sebagai regulator.

"KKKS berperan di depan dan pemerintah mempunyai kepentingan besar dalam meningkatkan lifting. Karena itu, irama antara regulator dan eksekutor harus disatukan," kata Bahlil dalam keterangan tertulis, Sabtu, 31 Januari 2026.

Dalam forum tersebut, Bahlil mengapresiasi kinerja KKKS yang berhasil mencapai target lifting minyak bumi sebesar 605 ribu barel per hari pada 2025.

Ia menyebut capaian tersebut sebagai hasil kerja keras seluruh pelaku industri hulu migas.

"Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh KKKS atas kontribusinya dalam mencapai target lifting 2025," ujarnya.

Bahlil memastikan Kementerian ESDM bersama Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) akan terus mendampingi KKKS guna mendorong peningkatan produksi.

Pemerintah, kata dia, juga berkomitmen menyederhanakan birokrasi dan mempercepat proses perizinan, khususnya yang melibatkan kementerian dan lembaga lain.

Presiden Indonesia Petroleum Association (IPA) Kathy Wu menyatakan pentingnya konsistensi regulasi agar proyek migas dapat dieksekusi secara optimal.

Menurut dia, kepastian regulasi menjadi faktor kunci dalam menjaga kelangsungan operasional proyek.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
DPR Dukung Pemindahan Napi Korupsi ke Nusakambangan Usai Terbukti Gunakan HP di Lapas Medan
Uji Materi ke MK: Roy Suryo cs Ingin Hak Warga untuk Kritik Pejabat dan Urusan Publik Tak Dikriminalisasi
IHSG Rontok, Permainan Atau Mekanisme Pasar?
Sidang MK Bahas UU Perkara, Ahli Hukum Tekankan Ekosistem Tiga Pilar Peradilan Merdeka
BGN Siapkan Tes Tinggi Badan dan Kepintaran Siswa untuk Evaluasi Program MBG
Antisipasi Virus Nipah, Menkes Minta Masyarakat Hindari Konsumsi Buah yang Sudah Terbuka
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru