"Pesan Bapak Presiden untuk pasar modal, saya kutip, fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat dan tangguh. Pemerintah berdiri teguh di belakang pasar keuangan kita dan berkomitmen pada iklim investasi yang transparan, adil, dan berkelas dunia," ujar Airlangga.
Airlangga menambahkan, pemerintah akan terus mendorong transparansi dan integritas pasar modal, termasuk melalui reformasi struktural bursa.
Salah satu langkah yang ditempuh adalah demutualisasi bursa dan peningkatan likuiditas dengan menaikkan minimum free float menjadi 15 persen, sesuai standar global.
Selain itu, Airlangga menegaskan kondisi fundamental ekonomi Indonesia tetap solid. Pertumbuhan ekonomi kuartal III 2025 tercatat 5,04 persen, dan cadangan devisa hingga Desember 2025 mencapai USD 156,5 miliar atau setara dengan 6,2 bulan impor.
Defisit fiskal juga tetap terkendali di batas 3 persen.
Airlangga menambahkan, pemerintah akan mengumumkan pertumbuhan ekonomi kuartal IV 2025 pada 5 Februari 2026, yang diperkirakan lebih tinggi dibanding kuartal sebelumnya.
Pesan Prabowo diharapkan memberi keyakinan bagi investor dan menjaga stabilitas pasar modal Indonesia, sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dalam membangun ekosistem investasi yang sehat dan berkelanjutan.*
(km/dh)
Editor
: Adam
Prabowo Pastikan Fundamental Ekonomi Kuat, Investor Pasar Modal Diminta Tenang