BREAKING NEWS
Senin, 02 Februari 2026

DPR Pastikan Transisi Kepemimpinan OJK Tak Ganggu Pasar Modal

Nurul - Minggu, 01 Februari 2026 10:23 WIB
DPR Pastikan Transisi Kepemimpinan OJK Tak Ganggu Pasar Modal
Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhammad Misbakhun. (Foto: emedia.dpr)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhammad Misbakhun, menegaskan pergantian kepemimpinan di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berjalan secara konstitusional dan tidak mengganggu stabilitas pasar modal maupun sektor jasa keuangan nasional.

Menurut Misbakhun, pengunduran diri empat pejabat OJK merupakan keputusan profesional yang mencerminkan komitmen terhadap etika jabatan dan tata kelola institusi yang sehat.

"Keputusan ini perlu dipahami sebagai bentuk tanggung jawab profesional. Standar integritas di lembaga keuangan negara terus diperkuat," ujar Misbakhun, Minggu (1/2/2026).

Baca Juga:

Empat pejabat yang mundur pada 30 Januari 2026 adalah Mahendra Siregar (Ketua Dewan Komisioner), Mirza Adityaswara (Wakil Ketua), Inarno Djajadi (Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon), serta I.B. Aditya Jayaantara (Deputi Komisioner Pengawas Emiten dan Transaksi Efek).

Sebagai pengganti, OJK menetapkan Friderica Widyasari Dewi sebagai Pjs. Ketua dan Wakil Ketua DK OJK, serta Hasan Fawzi sebagai Anggota Dewan Komisioner pengganti Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal.

Penunjukan ini dimaksudkan untuk memastikan kesinambungan kepemimpinan dan operasional lembaga.

"Tidak ada kekosongan kepemimpinan. Mekanisme internal OJK berjalan baik, seluruh fungsi pengawasan, perlindungan konsumen, dan pengaturan pasar tetap normal," kata Misbakhun.

Politikus DPR itu menambahkan, transisi ini juga menjadi momentum memperkuat tata kelola, transparansi, dan kepercayaan investor, sejalan praktik terbaik internasional.

DPR bersama OJK berkomitmen meningkatkan koordinasi lintas pemangku kepentingan untuk menjaga daya saing pasar modal Indonesia.

"Fundamental ekonomi Indonesia tetap solid. Pelaku pasar diimbau menilai perkembangan secara objektif. Transisi ini menunjukkan kedewasaan institusi dan keseriusan Indonesia dalam menjaga kredibilitas sektor keuangan," tutup Misbakhun.*

(k/dh)

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Polantas Menyapa: Inovasi Humanis Polresta Denpasar untuk Pelayanan SIM yang Lebih Ramah
Purbaya Ungkap Jeffrey Hendrik yang Akan Bertemu MSCI, Menjaga Kepercayaan Investor Usai Pengunduran Diri Petinggi BEI dan OJK
Usai IHSG Babak Belur, Pemerintah Janji Hukum Pelaku Goreng Saham
Sejumlah Menteri Kumpul di Wisma Danantara, Bahas Kursi Kosong OJK dan BEI
Resmi Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi Siap Jaga Stabilitas Sektor Keuangan Nasional
ZIS Alumni UNPAD Diproyeksikan Jadi Kekuatan Ekonomi Umat, Capai Ratusan Miliar per Tahun
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru