WAY KANAN – Pemerintah Kabupaten Way Kanan melalui Tim Satuan Tugas SABER (Sapu Bersih Pelanggaran Pangan) melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pangan pokok di Pasar Pantauan SP2KP Baradatu, Jumat (6/2).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Tim Pelaksana SatgasSABER, yang melibatkan Kanit Reskrim Way Kanan, Tim Bappenas, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Perindag, Dinas Pertanian, serta Bulog Sub Drive Lampung Utara.
Pemantauan bertujuan menjaga stabilitas harga, memastikan ketersediaan pasokan, serta mengantisipasi potensi pelanggaran terkait harga, mutu, dan keamanan bahan pangan.
Tim memeriksa sejumlah komoditas pokok dan strategis, antara lain beras medium, beras SPHP, minyak goreng Premium dan KITA, gula, cabai, bawang, telur, serta kebutuhan pokok lainnya.
Selain inspeksi, tim juga berdialog langsung dengan pedagang dan pembeli untuk mendapatkan gambaran kondisi pasar dan dinamika harga di lapangan.
Hasil pemantauan menunjukkan bahwa secara umum ketersediaan bahan pangan di Pasar Baradatu aman, dengan harga relatif stabil.
Beberapa komoditas bahkan berada di bawah harga acuan (HET/HAP).
Ketua Tim SABER menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas harga dan kualitas pangan.
Pemantauan pasar dianggap langkah strategis untuk melindungi daya beli masyarakat serta memastikan kebutuhan pokok tersedia dengan aman dan nyaman.
Secara umum, pasokan bahan pangan aman dan harga terkendali.