BREAKING NEWS
Sabtu, 28 Februari 2026

Pisang Kepok Keling Sumut Siap Go International, Pelepasan Resmi di Tebingtinggi

Abyadi Siregar - Jumat, 27 Februari 2026 20:37 WIB
Pisang Kepok Keling Sumut Siap Go International, Pelepasan Resmi di Tebingtinggi
Wagub Sumut Surya dan Mendag RI Budi Santoso meresmikan Pusat Konveksi & melepas ekspor Pisang Kepok Keling di Pasar Kain, Pasar Baru Tebingtinggi, 27 Feb 2026. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

TEBINGTINGGI Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya bersama Menteri Perdagangan RI Budi Santoso melepas ekspor 9 ton pisang kepok keling ke Malaysia senilai sekitar Rp270 juta.

Pelepasan dilakukan di Pasar Baru, Kota Tebingtinggi, Jumat, 27 Februari 2026.

Surya mengatakan pengiriman tersebut bukan sekadar transaksi dagang, melainkan sinyal bahwa produk pertanian rakyat Sumatera Utara mampu bersaing di pasar global.

Baca Juga:

Menurut dia, ekspor menuntut konsistensi kualitas, kesinambungan produksi, serta pemenuhan standar mutu yang disyaratkan mitra dagang.

"Ekspor bukan hanya soal mengirim barang ke luar negeri, tetapi tentang menjaga kualitas, kontinuitas produksi, standar mutu, serta kepercayaan mitra dagang," ujarnya.

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, kata Surya, terus mendorong hilirisasi sektor pertanian agar nilai tambah komoditas tidak berhenti pada bahan mentah, melainkan berkembang menjadi produk olahan bernilai ekonomi lebih tinggi.

Ia menyebutkan sepanjang 2025 nilai ekspor Sumatera Utara mencapai lebih dari US$12,3 miliar atau meningkat sekitar 14 persen dibanding tahun sebelumnya.

Capaian tersebut, menurut dia, mencerminkan kontribusi petani, pelaku usaha, dan dukungan kebijakan yang terintegrasi.

Sementara itu, Budi Santoso menyampaikan Kementerian Perdagangan memiliki program "UMKM Bisa Ekspor" untuk memperluas akses pasar pelaku usaha kecil dan menengah.

Program itu mengoordinasikan pelaku usaha potensial melalui skema business matching dengan calon pembeli dari luar negeri.

"Sudah ada sekitar 1.200 UMKM bertransaksi dengan nilai mencapai US$134,8 juta. Hampir 70 persen UMKM yang ikut business matching sebelumnya belum pernah ekspor," kata Budi.

Ia menambahkan dukungan pemerintah daerah diperlukan agar pelaku UMKM tidak hanya bertahan di pasar domestik, tetapi juga mampu berkompetisi di pasar global.

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Dari Ringgit hingga Jam Mewah, Ini Barang Bukti yang Disita dari Koh Erwin
Indonesia Siap Bertanding di SEA Games 2027 Malaysia, Meski Daftar Cabor Masih Negosiasi
Dasco Dorong Pemerintah Percepat Masuknya Bantuan Diaspora Aceh ke Sumatera
Tito Karnavian Ungkap Bantuan Pascabencana Aceh Tertahan Izin Bea Cukai
Operasi Gabungan di Perbatasan, TNI AL dan Bea Cukai Amankan Barang Bermerek Ilegal Asal Tawau
Erick Thohir Dituding Jadi “Dalang” Aduan Skandal Naturalisasi Malaysia ke FIFA
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru