Kemarau Melanda Aceh Besar, Warga Pekan Bada Krisis Air Bersih dan Ribuan Hektare Sawah Mengering
ACEH BESAR Puncak musim kemarau yang melanda Kabupaten Aceh Besar mulai berdampak pada kehidupan masyarakat. Selain menyebabkan ribuan h
PERISTIWA
JAKARTA – Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menekankan pentingnya langkah antisipatif pemerintah menghadapi dampak ekonomi akibat perang Amerika Serikat-Israel melawan Iran.
Keyakinan itu disampaikan SBY melalui siniar SBY Standpoint di kanal YouTube pribadinya, Rabu (4/3/2026).
"Saya yakin Pak Prabowo, Presiden kita, akan memikirkan dan mempersiapkan dengan baik kalau tekanan ekonomi dan fiskal terjadi karena perang yang seperti ini," ujar SBY.Baca Juga:
Menurut SBY, meskipun konflik baru berlangsung beberapa hari, dampaknya sudah terasa pada perekonomian kawasan dan cepat merambat ke tingkat global.
Sektor energi menjadi yang paling terdampak, mengingat kawasan Timur Tengah merupakan sumber utama minyak mentah dan gas alam dunia.
SBY menyoroti peran strategis Selat Hormuz, jalur yang menyumbang sekitar 20 persen total energi global.
"Kalau jalur ini tersumbat, pasokan energi dunia akan terganggu. Hukum ekonomi sederhana: permintaan tetap, supply berkurang, harga pasti meroket. Dalam dua hari ini saja sudah naik USD 20 per barrel," jelasnya.
Ia memperingatkan, jika perang berkepanjangan dan negara OPEC+ tidak meningkatkan produksi, Indonesia, yang kini menjadi net importir minyak dengan produksi sekitar 600.000 barrel per hari, akan menghadapi tekanan berat.
"Kalau harga minyak tembus USD 100–150 per barrel, defisit APBN bisa mencapai ratusan triliun rupiah," katanya.
SBY menekankan, ruang fiskal Indonesia saat ini terbatas karena utang negara meningkat.
Pemerintah dihadapkan pada pilihan sulit: mempertahankan subsidi dengan risiko jebolnya APBN atau menaikkan harga BBM dan gas yang berdampak langsung ke masyarakat.
"Langkah antisipatif dan kebijakan ekonomi yang tepat sangat penting agar Indonesia tidak terhuyung-huyung akibat badai global. Sedia payung sebelum hujan, lakukan tindakan preventif dan pengendalian fiskal yang tepat," kata SBY.
SBY juga menekankan perlunya transparansi dan pengelolaan ekonomi yang hati-hati.
"Kalau tidak hati-hati, tekanan akibat perang bisa menimbulkan masalah serius," ujarnya.
Sebagai catatan, Israel menyerang Teheran, Iran, pada 28 Februari 2026. Serangan terjadi di dekat kantor Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, dan Amerika Serikat disebut turut terlibat.
Iran menyatakan 40 hari masa berkabung dan tujuh hari libur nasional menyusul insiden tersebut.*
(km/ad)
ACEH BESAR Puncak musim kemarau yang melanda Kabupaten Aceh Besar mulai berdampak pada kehidupan masyarakat. Selain menyebabkan ribuan h
PERISTIWA
MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menyatakan dukungan penuh terhadap gerakan penghijauan yang digagas Huria Kri
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumut memperkuat masuka
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mulai menyiapkan langkah lanjutan setelah Presiden Prabowo Subianto menerbitkan Peraturan Presiden (P
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi, mengingatkan Badan Gizi Nasional (BGN) agar kebijakan melarang penggunaan barang subsidi di S
NASIONAL
JAKARTA Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep dipastikan akan maju sebagai calon anggota DPR RI pada Pemilu 202
POLITIK
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap telah mengantongi sejumlah alat bukti dalam penyidikan kasus dugaan korupsi tata kelola Pr
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memfasilitasi pertemuan antara pengacara Hotman Paris dengan Ketua Umum Persatuan Wartawan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap temuan terbaru dalam perkara dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Sidang lanjutan dugaan korupsi pengadaan smartboard pada Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat Tahun Anggaran 2024 kembali digelar di
HUKUM DAN KRIMINAL