Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah signifikan pada penutupan perdagangan Jumat (13/3/2026), turun 199,05 poin atau 2,70 persen ke level 7.163.
Pelemahan ini menandai salah satu tekanan terbesar di pasar saham dalam beberapa minggu terakhir.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), dari 958 saham yang diperdagangkan, 651 saham mengalami penurunan, 113 saham menguat, dan 194 saham stagnan.
Baca Juga:
Total transaksi tercatat mencapai Rp13,2 triliun dari 26,2 miliar saham yang diperdagangkan.
Indeks sektoral menunjukkan seluruh mayoritas sektor berada di zona merah, dengan tekanan terbesar terjadi pada sektor energi, konsumer siklikal, infrastruktur, bahan baku, transportasi, dan industri.
Di sisi lain, sektor yang masih mampu bertahan di zona hijau adalah konsumer non-siklikal, keuangan, properti, teknologi, dan kesehatan.
Beberapa saham yang masuk daftar top gainers antara lain PT Prasidha Aneka Niaga Tbk (PSDN) naik 34,95 persen ke Rp139, PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK) naik 24,86 persen ke Rp2.260, dan PT Asia Pramulia Tbk (ASPR) naik 24,82 persen ke Rp176.
Sementara itu, saham-saham yang masuk top losers adalah PT Insight Investment Management Tbk (XILV) turun 14,93 persen ke Rp114, PT Pinnacle Persada Investama Tbk (XPLQ) turun 14,86 persen ke Rp590, dan PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) turun 14,75 persen di Rp1.185.
Analis menilai pelemahan IHSG dipicu oleh kekhawatiran investor terhadap kondisi geopolitik global, serta koreksi di pasar energi yang menekan saham-saham sektor strategis.
Selain itu, investor juga memperhatikan laporan kinerja emiten kuartal I/2026 yang belum semua mencerminkan pertumbuhan optimal.
Dengan penutupan hari ini, IHSG perlu mewaspadai tekanan lanjutan di awal pekan depan, terutama dari sektor energi dan infrastruktur, sambil memantau sentimen global dan domestik yang dapat memengaruhi arah pasar.*
(oz/dh)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.