Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Selain meninjau harga bahan pokok, Bobby juga memantau pelaksanaan program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di pasar tersebut.
Program yang melibatkan sejumlah pihak, termasuk Bank Indonesia (BI) dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), bertujuan untuk memberikan harga pangan yang lebih terjangkau bagi masyarakat.
Dalam program GPM, beberapa komoditas dijual dengan harga lebih murah, antara lain ayam ras beku seharga Rp40 ribu per kilogram, beras SPHP (Stabilisasi Pangan Harga Pangan) Rp58 ribu per 5 kilogram, dan Minyakita kemasan 2 liter seharga Rp31 ribu.
Pembayaran dalam program ini juga dilakukan menggunakan sistem pembayaran digital QRIS.
"Bersama kita dengan BI, dengan seluruh TPID, dengan Polda, semuanya, kita meluncurkan program dan kita melihat efektivitas program tersebut, memang khusus untuk hari raya ini, Alhamdulillah berdampak," ujar Bobby.
Kepala Perwakilan Kantor Bank Indonesia Sumatera Utara, Rudy Brando Hutabarat, menambahkan bahwa Gerakan Pangan Murah berbasis QRIS bertujuan untuk meningkatkan penggunaan sistem pembayaran digital di masyarakat, sekaligus menjaga stabilitas harga di pasar.
"Program ini tidak hanya untuk mengendalikan harga pangan, tetapi juga untuk mendukung digitalisasi transaksi di masyarakat," kata Rudy.*
(ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.