PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara memastikan ketersediaan energi di Sumut aman dan cukup untuk kebutuhan masyarakat. (Foto: sentralberita)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
Stok minyak tanah diperkirakan bertahan hingga 66 hari, sementara pasokan avtur diproyeksikan naik lebih dari 10 persen dibanding normal.
Executive General Manager Regional Sumbagut, Sunardi, menyampaikan, minyak tanah masih menjadi kebutuhan vital bagi masyarakat di daerah terpencil dengan rasio elektrifikasi rendah. Selain untuk memasak, minyak tanah juga berfungsi sebagai penerangan alternatif.
"Pemerintah tetap menyalurkan minyak tanah ke wilayah remote karena akses gas dan LPG masih terbatas. Meski subsidi lebih tinggi, ini komitmen kami untuk layanan publik," ujar Sunardi, Rabu (18/3/2026).
Pertamina juga menyiapkan pasokan avtur di sejumlah Aviation Fuel Terminal (AFT) untuk mengantisipasi lonjakan pemudik yang menggunakan transportasi udara.
Kebutuhan avtur diperkirakan meningkat lebih dari 10 persen, dan Pertamina memperkuat stok di titik-titik krusial bandara agar jadwal penerbangan tetap aman dan tidak terganggu.
Fahrougi Andriani Sumampouw, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, menambahkan, seluruh jajaran perusahaan bekerja ekstra selama Satgas Ramadan dan Idulfitri (RAFI).
"Monitoring dilakukan 24 jam, dengan koordinasi penuh bersama pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk memastikan distribusi energi berjalan aman, lancar, dan tepat sasaran," jelas Fahrougi.
Dengan langkah ini, Pertamina berupaya memastikan seluruh masyarakat Sumut dapat menjalani Ramadan dan mudik Idulfitri dengan aman dan lancar, baik di darat maupun melalui transportasi udara.*
(mi/dh)
Editor
: Adam
Pertamina Pastikan Ketersediaan Minyak Tanah dan Avtur di Sumut Aman Menjelang Mudik