BREAKING NEWS
Selasa, 24 Maret 2026

Prabowo Tegaskan Investasi Asing Harus Dukung Hilirisasi Industri Nasional

Nurul - Selasa, 24 Maret 2026 12:19 WIB
Prabowo Tegaskan Investasi Asing Harus Dukung Hilirisasi Industri Nasional
Presiden Prabowo Subianto. (foto: tangkapan layar yt Najwa Shihab)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kebijakan baru investasi nasional mengharuskan setiap penanam modal asing untuk mendukung program hilirisasi industri.

Pernyataan ini disampaikan di tengah pembahasan penting mengenai kerja sama ekonomi Indonesia dengan Amerika Serikat yang tengah menjadi sorotan internasional.

Prabowo menyatakan bahwa meskipun Indonesia membuka peluang investasi sebesar-besarnya, namun hal tersebut disertai dengan syarat penting.

Baca Juga:

Setiap investor asing yang menanamkan modal di Indonesia harus berkomitmen untuk membangun fasilitas pengolahan di dalam negeri, dengan tujuan utama meningkatkan nilai tambah sumber daya alam Indonesia.

Selain itu, kebijakan ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap ekspor bahan mentah dan mendorong pengolahan barang di dalam negeri.

"Bahan mentah, kita minta diproses. Kalau mereka mau investasi di pertambangan dan pengolahan, kita tetap terbuka," ujar Prabowo dalam sebuah diskusi yang diunggah di kanal YouTube @Prabowo Subianto, menegaskan bahwa kebijakan hilirisasi adalah bagian dari strategi pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

Melalui keterangan resmi Badan Komunikasi Pemerintah, Prabowo menekankan bahwa praktik ekspor komoditas mentah tanpa proses lanjutan tidak lagi sejalan dengan arah pembangunan ekonomi Indonesia yang tengah berfokus pada penguatan industri domestik.

Syarat ini berlaku terutama bagi sektor sumber daya alam, di mana perusahaan yang beroperasi di Indonesia diwajibkan untuk membangun industri pengolahan yang menjadi bagian dari rantai produksi dalam negeri.

Meskipun demikian, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah tetap membuka pintu bagi investor asing selama mereka mematuhi aturan nasional dan tidak bertentangan dengan kepentingan negara.

"Investasi yang masuk harus memberikan dampak nyata bagi penguatan industri domestik," tambahnya.

Untuk sektor komoditas mineral kritis, seperti nikel dan tembaga, Prabowo juga menegaskan bahwa Indonesia tetap menerapkan prinsip transparansi, dengan harga yang mengacu pada pasar global.

"Kita terbuka untuk mineral kritis, semua mengikuti harga pasar dan ekonomi," kata Prabowo.

Di sisi lain, Presiden juga menyinggung bahwa keterlibatan investor asing dalam sektor tambang, seperti yang telah dilakukan Freeport, telah memberikan kontribusi signifikan terhadap penerimaan negara.

Namun, dia menekankan bahwa meskipun Indonesia terbuka untuk investor asing yang mengikuti aturan, ekspor bahan mentah tanpa pengolahan tetap dilarang.

Kebijakan hilirisasi yang digagas oleh pemerintah diyakini dapat memperkuat struktur industri nasional, meningkatkan nilai ekonomi komoditas, serta mendorong daya saing Indonesia di pasar global.

Dengan mendorong proses hilirisasi di dalam negeri, Indonesia berharap dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru, mempercepat transformasi industri, serta mendiversifikasi perekonomian negara.

Mineral kritis, yang menjadi aset strategis bangsa, akan dikelola secara optimal untuk memberikan manfaat yang maksimal bagi perekonomian nasional.

Pemerintah juga memastikan akan terus memberi ruang bagi investor yang mematuhi aturan dan mengikuti mekanisme harga internasional, guna menarik investasi berkualitas dan mempercepat transformasi industri di dalam negeri.*


(bs/ad)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Arus Balik Kekuasaan: Membersihkan Diri atau Dibersihkan!
Kapan Bursa Efek Indonesia Kembali Dibuka? IHSG Diprediksi Menguat, Tapi Sentimen Geopolitik Menjadi Tantangan
Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Trump Umumkan Pembicaraan Damai AS-Iran
Kerja Tak Henti, Hidup Tak Pasti: Paradoks Working Poor di Indonesia
Prabowo Pemimpin Egaliter dalam Sejarah Republik Indonesia
Prabowo Ungkap Alasan Sering Lakukan Kunjungan Kenegaraan ke Luar Negeri: Untuk Ciptakan Lapangan Kerja di Indonesia
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru