JAKARTA – Di tengah sukacita perayaan Idulfitri 1447 H yang dirayakan oleh jutaan masyarakat Indonesia, ribuan pejuang energi di PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) tetap berdedikasi menjalankan tugasnya dengan penuh semangat demi menjaga ketahanan energi nasional.
Lebih dari 3.700 pekerja yang tersebar di wilayah Regional 3 Kalimantan tetap siaga di berbagai fasilitas operasi, baik di darat (onshore) maupun lepas pantai (offshore), memastikan pasokan migas (minyak dan gas) tetap lancar selama libur panjang.
Kontribusi luar biasa dari pekerja PHI ini memastikan operasional di Zona 8, Zona 9, dan Zona 10 Kalimantan tetap berjalan dengan aman dan efisien, serta mengedepankan standar keselamatan yang ketat.
Walau jauh dari keluarga, mereka tetap teguh menjaga roda ekonomi Indonesia melalui penyediaan energi yang dibutuhkan.
Direktur Utama PHI, Sunaryanto, mengungkapkan apresiasi yang tinggi terhadap dedikasi para pekerja tersebut.
"Kami sangat mengapresiasi pengabdian mereka yang terus bekerja tanpa henti, bahkan di momen libur lebaran ini. Kinerja mereka sangat penting untuk memastikan ketahanan energi dan mendukung pasokan migas yang stabil bagi masyarakat," ungkap pria yang akrab disapa Anto tersebut.
Sunaryanto menegaskan bahwa keselamatan adalah prioritas utama dalam setiap kegiatan operasional.
"Keselamatan adalah landasan bagi keberlanjutan operasi kami. Kami percaya bahwa keselamatan yang optimal akan menghasilkan keberhasilan operasional dan mendukung bisnis migas yang berkelanjutan," tambahnya.
Sebagai bagian dari kontribusinya terhadap Asta Cita Pemerintah Indonesia, PHI-Regional 3 Kalimantan terus berkomitmen mendukung pencapaian swasembada energi di tanah air.
Program swasembada energi ini dinilai sangat krusial dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional serta kesejahteraan masyarakat Indonesia di masa depan.
Pada tahun 2025, PHI berhasil mencatatkan hasil gemilang dengan produksi 58 ribu barel per hari (MBOPD) untuk minyak dan 630 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) untuk gas bumi.
Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras dari ribuan pekerja yang berada di garis depan, yang terus beroperasi dengan memperhatikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta berkolaborasi erat dengan SKK Migas.