BREAKING NEWS
Rabu, 25 Maret 2026

Transisi Energi Indonesia: Teknologi Nuklir Garam Cair Jadi Solusi untuk Ketahanan Energi Bersih

gusWedha - Selasa, 24 Maret 2026 22:18 WIB
Transisi Energi Indonesia: Teknologi Nuklir Garam Cair Jadi Solusi untuk Ketahanan Energi Bersih
Emisi Energi RI Tertinggi di ASEAN, Nuklir Dinilai Jadi Opsi Strategis. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Namun, ketergantungan pada batu bara untuk menghasilkan listrik bertentangan dengan tujuan transisi energi nasional.

Pemerintah Indonesia dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034 telah menetapkan kebijakan untuk menggantikan pembangkit listrik berbasis batu bara dengan energi yang lebih bersih.

Salah satu alternatif yang kini menjadi sorotan adalah teknologi nuklir, khususnya teknologi reaktor garam cair atau Molten Salt Reactor (MSR).

Teknologi Nuklir Garam Cair: Solusi Energi Bersih dan Terjangkau

Teknologi MSR, yang pertama kali dikembangkan oleh Oak Ridge National Laboratory pada 1960-an, kini kembali mendapat perhatian.

MSR menggunakan garam cair sebagai pendingin dan bahan bakar, memungkinkan efisiensi termal yang lebih tinggi dan risiko yang lebih rendah dibandingkan reaktor nuklir konvensional.

Selain itu, teknologi ini juga fleksibel dalam hal bahan bakar, termasuk kemungkinan menggunakan uranium bekas dan thorium di masa depan.

Salah satu perusahaan yang sedang mengembangkan teknologi ini untuk pasar negara berkembang adalah PT Thorcon Power Indonesia.

Pendiri Thorcon, Jack Devanney, mengusulkan pendekatan manufaktur di galangan kapal untuk pembangunan reaktor MSR, yang memungkinkan pembangkit nuklir selesai dalam waktu yang lebih singkat dan biaya yang lebih rendah.

Indonesia sebagai Lokasi Strategis Pengembangan Teknologi MSR

Indonesia, dengan kebutuhan energi yang terus berkembang, menjadi lokasi strategis bagi pengembangan teknologi MSR.

Sejak 2021, PT Thorcon Power Indonesia telah memulai proses perizinan untuk pembangunan pembangkit nuklir demonstrasi di Indonesia.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pejuang Energi Pertamina Hulu Indonesia Jaga Ketahanan Energi Nasional Selama Idulfitri, Pastikan Pasokan Tak Terhenti
Energi, Hukum, dan Kekuasaan: Ketika Selat Hormuz Menguji Batas Hukum Internasional
Budi Mulyawan: Koperasi Merah Putih Harus Kembali ke Prinsip Ekonomi Rakyat, Fokus pada Kesejahteraan Bersama, Bukan Sekadar Profit
Hadapi Geopolitik Global: Gubernur NTT Instruksikan Penghapusan Program Tidak Berdampak ke Masyarakat, Fokus pada Efisiensi Anggaran
Pemerintah Batalkan Pembelajaran Daring, Fokus pada Pembelajaran Luring untuk Cegah Learning Loss
Prabowo Tegaskan Investasi Asing Harus Dukung Hilirisasi Industri Nasional
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru