Ambang Batas Capres Dihapus, Surya Paloh Ungkap Ada Wacana Baru: Capres Didukung Minimal 2 Fraksi
JAKARTA Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengungkap adanya wacana baru mengenai mekanisme pencalonan presiden setelah Mahkamah Konst
POLITIK
MEDAN — Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Sumatera Utara terus menggenjot pengembangan sektor perikanan tangkap berbasis hilir guna meningkatkan nilai tambah ekonomi bagi nelayan.
Kepala DKP Sumut, Supriyanto, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) hingga 2029 yang menitikberatkan pada penguatan rantai produksi, mulai dari penangkapan hingga pengolahan hasil perikanan.
"Program ini tidak hanya fokus pada hasil tangkapan, tetapi juga bagaimana produk perikanan dapat diolah sehingga memiliki nilai ekonomi lebih tinggi," ujarnya, Sabtu (28/3/2026).Baca Juga:
Pemprov Sumut telah menetapkan sejumlah komoditas unggulan di wilayah pesisir.
Pengembangan ikan teri difokuskan di Kabupaten Asahan, Kota Tanjung Balai, dan Kabupaten Batubara. Sementara itu, produksi ikan asin dipusatkan di Kota Sibolga.
Untuk mendukung program tersebut, pemerintah menyiapkan berbagai bantuan, mulai dari alat pengolahan seperti mesin pengering ikan teri hingga pembangunan rumah pengasapan ikan asin guna meningkatkan kualitas dan daya saing produk.
Di sisi hulu, bantuan juga diberikan kepada nelayan berupa kapal berkapasitas 5 Gross Tonnage (GT), alat tangkap, serta mesin kapal untuk meningkatkan produktivitas.
"Nelayan akan mendapatkan dukungan kapal dan alat tangkap, sementara di sektor hilir disiapkan fasilitas pengolahan agar hasil tangkapan memiliki nilai tambah," jelasnya.
Penentuan lokasi penerima bantuan dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota, dengan sejumlah daerah pesisir menjadi prioritas, terutama yang terdampak tekanan ekonomi.
Khusus di Sibolga, kebutuhan kapal 5 GT menjadi perhatian utama karena dinilai mampu meningkatkan hasil tangkapan secara signifikan dibandingkan perahu tradisional.
Program ini juga menyasar kelompok nelayan yang terdampak bencana maupun kondisi ekonomi. Pada tahap awal, sedikitnya lima kelompok nelayan di wilayah Asahan, Tanjung Balai, Batubara, dan Sibolga akan menerima bantuan.
Supriyanto berharap, program tersebut dapat mempercepat pemulihan ekonomi nelayan sekaligus meningkatkan produksi secara berkelanjutan.
"Harapannya, pendapatan nelayan meningkat dan sektor perikanan menjadi salah satu pilar utama ekonomi daerah," katanya.*
(mi/dh)
JAKARTA Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengungkap adanya wacana baru mengenai mekanisme pencalonan presiden setelah Mahkamah Konst
POLITIK
NAGOYA Dua atlet muda Indonesia, Dewa Ayu Made Sriartha Kusuma Dewi dan karateka Daniel Hutapea, dipercaya menjadi pembawa bendera Merah
SENI DAN BUDAYA
JAKARTA Sekretaris Dewan Pembina PSI Grace Natalie menanggapi kritik yang menyebut kunjungan Presiden ke7 RI Joko Widodo atau Jokowi ke
POLITIK
JAKARTA Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid ternyata telah mengundurkan diri dari kep
POLITIK
BANTUL Salah satu pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), menjadi sorotan
PERISTIWA
JAKARTA Nabi Muhammad SAW merupakan teladan utama bagi umat Islam. Kehidupan Rasulullah SAW menjadi contoh dalam menjalankan perintah Al
AGAMA
JAKARTA Tabel KUR BCA 2026 dengan plafon pinjaman hingga Rp500 juta menjadi informasi yang banyak dicari pelaku usaha kecil dan menengah
EKONOMI
MEDAN Aksi begal di kawasan Simpang Jalan PWI, Tanah Garapan, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, berujung pada penangkapan salah s
HUKUM DAN KRIMINAL
BATAM Ketua DPRD Kota Binjai, HJ. K Gusuartini Br Surbakti, menghadiri pembukaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemenangan Pemilu Anggota Fra
POLITIK
TANJUNG JABUNG TIMUR Ratusan masyarakat memadati lokasi penutupan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke3 tingkat Desa Majelis Hidayah, Kec
NASIONAL