BREAKING NEWS
Senin, 06 April 2026

Minyakita Tak Boleh Naik! Kemendag Minta Pelaku Usaha Tahan Harga

Adelia Syafitri - Senin, 06 April 2026 16:22 WIB
Minyakita Tak Boleh Naik! Kemendag Minta Pelaku Usaha Tahan Harga
minyak goreng bersubsidi Minyakita. (Foto: Rifkianto Nugroho/detik)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Kementerian Perdagangan meminta pelaku usaha menjaga harga minyak goreng bersubsidi Minyakita tetap sesuai harga eceran tertinggi (HET), meski terjadi kenaikan bahan baku plastik.

Direktur Bina Usaha Dalam Negeri Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Nawandaru Dwi Putra, mengatakan kenaikan harga bahan baku bijih plastik berdampak pada produk yang menggunakan kemasan, termasuk minyak goreng.

"Untuk Minyakita kami tetap mengharapkan dukungan pelaku usaha agar harganya tidak berubah dan tetap sesuai HET," ujar Nawandaru dalam rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah, Senin, 6 April 2026.

Baca Juga:

Ia menjelaskan, dalam 10 hari terakhir pasca-Lebaran, sejumlah komoditas mengalami kenaikan harga, termasuk minyak goreng. Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) per 2 April 2026, harga minyak goreng premium tercatat Rp21.433 per liter, sementara minyak goreng curah Rp19.081 per liter.

Adapun Minyakita berada di kisaran Rp15.877 per liter.

Meski demikian, Nawandaru menyebut sebanyak 19 provinsi masih menjual Minyakita sesuai dengan HET, mencakup wilayah Sumatera, Kalimantan, Jawa, sebagian Sulawesi, Bali, dan Nusa Tenggara Barat.

Kementerian Perdagangan juga berupaya menstabilkan harga di kawasan Indonesia timur seperti Papua dan Maluku, yang masih menghadapi kendala distribusi.

Menurut Nawandaru, kehadiran Minyakita diharapkan dapat menjaga stabilitas harga minyak goreng di pasar serta memastikan masyarakat tetap memperoleh akses terhadap kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

"Ketersediaan Minyakita menjadi salah satu instrumen untuk menjaga daya beli masyarakat," kata dia.*

(an/dh)

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Direktur BCA Harap Pimpinan Baru OJK Antisipatif terhadap Tekanan Global
Komisi X DPR: Pembelajaran Tatap Muka Lebih Adaptif Dibanding Belajar dari Rumah
Jelang Idulfitri, Harga Pangan Melampaui HET? Produsen Bisa Dikenakan Sanksi Pidana
Kapolrestabes Medan Turun Tangan Terkait Emak-emak Diduga Peredar Sabu di Pinggir Jalan
Wali Kota Rico Tri Putra Bayu Waas: Harga Sembako di Medan Terkendali, Daging Lebih Murah dari Tahun Lalu
Satgas Saber Pangan Polda Bali Sidak Pasar Jelang Nyepi dan Idul Fitri, Harga Pangan Stabil
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru