Anak usaha BUMN lainnya, seperti PT Semen Indonesia Logistik, PT Pupuk Indonesia Logistik, dan PT KAI Logistik, akan berada di bawah payung perusahaanlogistik nasional.
"Kita akan mengonsolidasikan 15 BUMNlogistik. Prosesnya sudah mulai dan InsyaAllah dalam satu bulan ini selesai, lalu akan kita announce sebagai satu perusahaanlogistik nasional," ujar Dony di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa sore (7/4/2026).
Menurut Dony, langkah konsolidasi ini diharapkan dapat mengoptimalkan kemampuan bisnis BUMN, menciptakan proses bisnis yang lebih efektif dan efisien, serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya rasionalisasi jumlah BUMN melalui restrukturisasi.
Menurutnya, langkah ini bukan hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga memperkuat daya saing BUMN di tingkat global.
Prabowo mencontohkan keberhasilan restrukturisasi melalui pendirian Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara pada Februari 2025.
Dalam tahun pertamanya, Danantara berhasil mencatat return on asset (ROA) sebesar 300 persen.
"Premis kita terbukti benar. Konsolidasi satu manajemen dengan standar terbaik dunia menghasilkan ROA di atas 300 persen," kata Prabowo saat memperingati satu tahun BPI Danantara.
Konsolidasi ini juga menjadi langkah strategis dalam mendukung pertumbuhan ekosistem logistik nasional, memperkuat integrasi layanan, dan meningkatkan kualitas pengelolaan aset BUMN, sekaligus memaksimalkan kontribusi sektor logistik terhadap ekonomi nasional.*