PT INALUM Raih PROPER Emas dan Hijau 2025, Tegaskan Komitmen Bisnis Berkelanjutan
JAKARTA PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) kembali menegaskan komitmennya terhadap praktik bisnis berkelanjutan dengan meraih pering
EKONOMI
JAKARTA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di pasar Non-Deliverable Forward (NDF) Kamis (9/4/2026) tercatat stagnan.
Pada pembukaan perdagangan, rupiah offshore dibanderol Rp17.030/US$, hampir sama dengan penutupan kemarin yang berada di Rp17.029/US$.
Tak lama setelah dibuka, rupiah kembali melemah tipis 0,06% ke level Rp17.040/US$.Baca Juga:
Pelemahan ini terjadi meski indeks dolar terhadap enam mata uang utama global turun 0,73% ke posisi 99,13, seiring kabar gencatan senjata antara AS dan Iran.
Mata uang Asia lainnya justru menunjukkan pelemahan. Ringgit Malaysia memimpin koreksi, disusul baht Thailand, yen Jepang, won Korea Selatan, dolar Singapura, dan yuan offshore.
Sementara itu, dolar Hong Kong relatif stabil dengan perubahan hanya 0,01%.
"Pasar masih berhati-hati. Pemulihan pasokan energi kemungkinan tidak langsung terjadi walau gencatan senjata AS-Iran telah disepakati. Selat Hormuz sebagian besar masih tertutup, dan serangan Israel ke Lebanon menjadi risiko tambahan bagi kestabilan geopolitik," ujar analis pasar keuangan.
Kenaikan harga minyak mentah turut menekan rupiah. Harga Brent naik 2,55% menjadi US$97,17 per barel, setelah sebelumnya turun tajam.
Dari sisi domestik, katalis positif masih terbatas.
Cadangan devisa Indonesia tercatat menurun tiga pekan berturut-turut, sementara pertumbuhan ekspor melambat menjadi 1,01% secara tahunan.
Surplus ekspor Februari mencapai US$1,28 miliar, di bawah ekspektasi pasar sebesar US$1,58 miliar.
Kontraksi terjadi pada ekspor batu bara, turun 8,31% secara bulanan dan 15,65% secara tahunan menjadi US$2,25 miliar.
Secara teknikal, rupiah berpotensi melanjutkan koreksi. Support terdekat berada di Rp17.050/US$, dan level kedua Rp17.100/US$.
Jika tetap di atas Rp17.000/US$, rupiah masih berisiko melemah hingga Rp17.200/US$.
Sebaliknya, level resistance psikologis terletak di Rp16.990/US$ dengan target penguatan lanjutan di Rp16.900/US$.
Investor dan pelaku pasar disarankan tetap waspada, mengingat sentimen eksternal dan domestik masih rawan mempengaruhi pergerakan rupiah dalam jangka pendek.*
(bb/ad)
JAKARTA PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) kembali menegaskan komitmennya terhadap praktik bisnis berkelanjutan dengan meraih pering
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa sikap tegas yang kerap dianggap sebagai keras kepala justru diperlukan dalam mengha
NASIONAL
JAKARTA Selebgram Clara Shinta menyampaikan pernyataan terbuka kepada publik setelah sebelumnya mengungkap dugaan perselingkuhan suaminy
ENTERTAINMENT
JAKARTA Pendiri Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Saiful Mujani, menanggapi rencana sejumlah simpul relawan Prabowo Subianto
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami praktik dugaan pemerasan dan pemotongan anggaran di Kejaksaan Negeri (Kejari)
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua Koordinator Relawan Prabowo Digital Team (PRIDE), Anthony Leong, menegaskan legitimasi kekuasaan Presiden Prabowo Subianto
POLITIK
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku baru mengetahui adanya pembelian motor listrik oleh Badan Gizi Nasional (BGN) yang
EKONOMI
MANDAILING NATAL Ribuan masyarakat Mandailing Natal menghadiri halalbihalal dan tabligh akbar yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pernyataan pendiri lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Saiful Mujani, dan aktivis Islah Bahrawi terkait
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Sejumlah tokoh masyarakat mendesak pembentukan Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGPF) terkait kasus penyiraman air keras t
HUKUM DAN KRIMINAL