BREAKING NEWS
Sabtu, 11 April 2026

IHSG Melonjak 6,14 Persen dalam Sepekan, Tembus 7.458 di Tengah Meredanya Geopolitik Timur Tengah

Adelia Syafitri - Sabtu, 11 April 2026 10:43 WIB
IHSG Melonjak 6,14 Persen dalam Sepekan, Tembus 7.458 di Tengah Meredanya Geopolitik Timur Tengah
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat penguatan signifikan pada periode perdagangan 6–10 April 2026.

Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan IHSG melonjak 6,14 persen dan ditutup pada level 7.458,49, setelah pekan sebelumnya terkoreksi 0,99 persen ke posisi 7.026,78.

Kenaikan indeks juga diikuti lonjakan kapitalisasi pasar yang tumbuh 7,18 persen menjadi Rp13.189 triliun, dari sebelumnya Rp12.305 triliun.

Baca Juga:

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menyebut penguatan IHSG tidak lepas dari sentimen global, terutama meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran, serta dibukanya kembali Selat Hormuz, menurunkan kekhawatiran investor terhadap gangguan pasokan energi dunia.

"Sentimen ini ikut menekan harga minyak global dan meningkatkan kembali selera risiko investor," kata Herditya.

Meski demikian, ia mencatat nilai tukar rupiah masih berada dalam tekanan.

Kondisi tersebut dipengaruhi oleh kekhawatiran inflasi dan fiskal domestik, serta revisi proyeksi pertumbuhan ekonomi oleh Bank Dunia menjadi 4,7 persen.

Dari sisi perdagangan, aktivitas di BEI juga mengalami peningkatan. Rata-rata volume transaksi harian naik 24,81 persen menjadi 32,28 miliar saham.

Nilai transaksi harian turut meningkat 17,26 persen menjadi Rp17,32 triliun, sementara frekuensi transaksi naik 15,05 persen menjadi 2,05 juta kali.

Namun, investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih sebesar Rp3,31 triliun dalam sepekan. Sepanjang 2026, arus keluar dana asing tercatat mencapai Rp37,14 triliun.

Sementara itu, penguatan IHSG juga ditopang oleh tembusnya indeks di atas rata-rata pergerakan 200 hari (MA-200), yang secara teknikal mengindikasikan tren penguatan jangka menengah.

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Emas Antam Kembali Menguat, Harga 1 Gram Kini Rp2,86 Juta
Ikhtiar Prabowo dan Harapan di Tengah Jeda Perang AS-Israel Vs Iran
Cara Ajukan KUR BCA 2026 Rp100 Juta, Ini Syarat hingga Tabel Angsurannya!
Bupati Asahan Ajak Pemuda IPK Perkuat Soliditas dan Dukung Pembangunan Daerah
Bobby Nasution dan LPS Bahas Akses Keuangan, Sektor Riil Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Sumut
Wamenkop Farida Farichah Dorong Kolaborasi Koperasi untuk Membentuk Ekosistem Ekonomi Nasional
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru