BREAKING NEWS
Minggu, 12 April 2026

Pertamina Perkuat Distribusi LPG Nasional, Pasokan Dijaga Aman dan Merata ke Seluruh Indonesia

Adelia Syafitri - Minggu, 12 April 2026 08:23 WIB
Pertamina Perkuat Distribusi LPG Nasional, Pasokan Dijaga Aman dan Merata ke Seluruh Indonesia
Kegiatan STS (Ship-to-Ship) Kalbut di Situbondo, Jawa Timur, di mana kapal tanker LPG melakukan transfer muatan gas. (Foto: Dok. pertaminapatraniaga)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

SURABAYA - PT Pertamina Patra Niaga terus memperkuat distribusi LPG nasional guna menjaga ketahanan energi dan memastikan pasokan tetap aman serta merata di seluruh wilayah Indonesia.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menegaskan keandalan distribusi energi menjadi prioritas utama perusahaan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Melalui dukungan infrastruktur seperti Ship-to-Ship (STS) Kalbut, kami memastikan distribusi energi dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia secara optimal," ujar Roberth dalam keterangannya, Minggu (12/4/2026).

Baca Juga:

Ia menjelaskan, penguatan distribusi LPG dilakukan melalui optimalisasi sarana terintegrasi, mulai dari armada kapal untuk distribusi laut, skid tank untuk distribusi darat, hingga peningkatan pengawasan di SPPBE, agen, dan pangkalan resmi.

Langkah tersebut bertujuan menjaga ketersediaan stok serta memastikan distribusi berjalan efektif dan merata di seluruh wilayah.

Peran Strategis STS Kalbut

Salah satu penopang utama distribusi LPG adalah fasilitas Ship-to-Ship (STS) Kalbut yang berada di Perairan Teluk Kalbut, Situbondo, Jawa Timur.

Fasilitas ini menjadi simpul penting dalam proses bongkar muat LPG dari kapal tanker induk ke kapal yang lebih kecil untuk kemudian didistribusikan ke berbagai daerah.

Area Manager Communication, Relations, and CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menyebut STS Kalbut sebagai urat nadi distribusi energi nasional.

"Fasilitas ini menjadi tulang punggung suplai LPG, tidak hanya untuk Jawa Timur, tetapi juga Bali, Nusa Tenggara, Jawa Tengah, Kalimantan hingga Sulawesi," jelasnya.

STS Kalbut mendukung distribusi ke sejumlah terminal LPG seperti Surabaya, Tanjungwangi, Manggis, Ampenan, hingga Bima dengan kapasitas suplai mencapai 1.700 hingga 10.000 metrik ton.

Pasokan LPG Terus Ditingkatkan

Seiring meningkatnya kebutuhan LPG, Pertamina mencatat pada 8 April 2026 kapal kargo dengan muatan 44.839 metrik ton bersandar di STS Kalbut.

Muatan tersebut kemudian didistribusikan ke sejumlah wilayah, antara lain Gresik sebanyak 10.000 metrik ton ditambah 1.000 metrik ton dari kilang TPPI, Surabaya 8.000 metrik ton, serta Banyuwangi 2.500 metrik ton.

Pertamina memastikan, melalui penguatan infrastruktur dan sistem distribusi, ketersediaan LPG nasional tetap terjaga untuk mendukung aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi.*

(mt/dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Avishkar Raut: Remaja 16 Tahun yang Memicu Revolusi Politik Nepal Lewat Pidato 'Jai Nepal
7 Film Original Netflix Terbaik Sepanjang Satu Dekade, dari Beasts of No Nation hingga KPop Demon Hunters
Sutha On The Move 2025: Ribuan Peserta Lari Menyongsong Masa Depan Sehat dan Bersatu
Marak Biaya Tersembunyi di E-Commerce, Pakar Konsumen: Bentuk Penyesatan Harga
Putra Mahkota Iran Ajak Rakyat Rebut Kembali Negeri di Tengah P3rang dengan Israel
Audiensi Kapolresta Jambi dan UIN STS: Bahas Kolaborasi Pendidikan Kedokteran dan Kamtibmas
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru