BREAKING NEWS
Rabu, 22 April 2026

RI Kejar Investasi Rp 13.000 Triliun hingga 2029, Rosan Sebut Target dari Bappenas untuk Dorong Ekonomi 8 Persen

Nurul - Selasa, 21 April 2026 22:38 WIB
RI Kejar Investasi Rp 13.000 Triliun hingga 2029, Rosan Sebut Target dari Bappenas untuk Dorong Ekonomi 8 Persen
Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, dalam keterangannya kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, pada Selasa, 21 April 2026. (Foto: BPMI Setpres/Kris)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Pemerintah Indonesia menargetkan capaian investasi hingga Rp 13.000 triliun dalam periode 2025–2029. Target besar tersebut diberikan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8 persen.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani mengatakan, target investasi tersebut merupakan peningkatan signifikan dibandingkan periode sebelumnya.

"Nah, 5 tahun dari 2025–2029 target yang diberikan kepada kami dari Bappenas itu Rp 13.000 triliun lebih. Jadi peningkatannya memang cukup signifikan," kata Rosan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (21/4/2026).

Baca Juga:

Rosan menjelaskan, dalam 10 tahun terakhir yakni 2014–2024, realisasi investasi yang masuk ke Indonesia tercatat sekitar Rp 9.100 triliun. Angka tersebut kini menjadi acuan untuk percepatan pencapaian target baru yang jauh lebih tinggi.

"Kalau dibandingkan 10 tahun terakhir, investasinya sekitar Rp 9.100 triliun saja," ujarnya.

Meski target tersebut terbilang ambisius, Rosan menyatakan optimistis Indonesia mampu mencapainya. Menurutnya, minat investor global terhadap Indonesia masih sangat tinggi meskipun kondisi geopolitik dan ekonomi dunia sedang tidak stabil.

"Terlepas dari perang, geopolitik, dan geoekonomi dunia, ternyata minat investasi ke Indonesia masih sangat tinggi," katanya.

Pemerintah menilai arus investasi menjadi salah satu kunci utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja, dan memperkuat hilirisasi industri di dalam negeri.*

(d/dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Gubsu Bobby Nasution: Anggaran Penanganan Pascabencana ke Sumut Siap Ditambah
Sekda Aceh Tekankan Sinkronisasi Renaksi K/L dan R3P, Sebut Banyak Usulan Pascabencana Belum Masuk Program Prioritas Pusat
Bappenas Soroti Transformasi Sistem Pangan dan Gizi: Target 2045 Butuh Kebijakan Lebih Komprehensif
Bali Perkuat Kemandirian Energi, Pangan, dan Air: Koster Paparkan Program Strategis ke Bappenas
Dorong Pembangunan Strategis Daerah, Bupati Tapsel Temui Kepala Bappenas
Indonesia Berduka, Ekonom Senior Kwik Kian Gie Tutup Usia di Usia 90 Tahun
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru