Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, dalam keterangannya kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, pada Selasa, 21 April 2026. (Foto: BPMI Setpres/Kris)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
JAKARTA – Pemerintah Indonesia menargetkan capaian investasi hingga Rp 13.000 triliun dalam periode 2025–2029. Target besar tersebut diberikan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8 persen.
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani mengatakan, target investasi tersebut merupakan peningkatan signifikan dibandingkan periode sebelumnya.
"Nah, 5 tahun dari 2025–2029 target yang diberikan kepada kami dari Bappenas itu Rp 13.000 triliun lebih. Jadi peningkatannya memang cukup signifikan," kata Rosan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (21/4/2026).
Rosan menjelaskan, dalam 10 tahun terakhir yakni 2014–2024, realisasi investasi yang masuk ke Indonesia tercatat sekitar Rp 9.100 triliun. Angka tersebut kini menjadi acuan untuk percepatan pencapaian target baru yang jauh lebih tinggi.
"Kalau dibandingkan 10 tahun terakhir, investasinya sekitar Rp 9.100 triliun saja," ujarnya.
Meski target tersebut terbilang ambisius, Rosan menyatakan optimistis Indonesia mampu mencapainya. Menurutnya, minat investor global terhadap Indonesia masih sangat tinggi meskipun kondisi geopolitik dan ekonomi dunia sedang tidak stabil.
"Terlepas dari perang, geopolitik, dan geoekonomi dunia, ternyata minat investasi ke Indonesia masih sangat tinggi," katanya.
Pemerintah menilai arus investasi menjadi salah satu kunci utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja, dan memperkuat hilirisasi industri di dalam negeri.*
(d/dh)
Editor
: Dharma
RI Kejar Investasi Rp 13.000 Triliun hingga 2029, Rosan Sebut Target dari Bappenas untuk Dorong Ekonomi 8 Persen