Prakiraan Cuaca Sumut Hari Ini, Kamis 8 Oktober 2026: Sebagian Besar Wilayah Hujan Ringan
SUMUT Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca untuk wilayah Sumatera Utara pada Kamis, 8 Oktob
NASIONAL
JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah akan membangun 5.000 desa nelayan dalam tiga tahun ke depan sebagai bagian dari upaya memperkuat kesejahteraan masyarakat pesisir sekaligus menjaga kedaulatan maritim Indonesia.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo dalam pidato perdananya pada Rapat Paripurna DPR RI ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026 terkait penyampaian Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN 2027 di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Rabu (20/5/2026).
"Pemerintah akan intervensi, akan melakukan upaya besar. Kita akan membangun dalam tiga tahun yang akan datang 5.000 desa nelayan," ujar Prabowo.Baca Juga:
Ia menyebut pada tahap awal, pemerintah menargetkan pembangunan 1.386 desa nelayan pada 2026.
Program tersebut diarahkan untuk memperkuat ekosistem ekonomi pesisir yang selama ini dinilai masih menghadapi keterbatasan fasilitas dasar.
Prabowo menyoroti sejumlah persoalan yang dihadapi nelayan, mulai dari sulitnya memperoleh es batu hingga bahan bakar solar untuk melaut.
Menurut dia, kondisi tersebut menghambat produktivitas nelayan di berbagai daerah.
"Sekarang nelayan-nelayan kita sulit mendapat es batu, es batu saja mereka sulit untuk mendapatkan. Apalagi solar yang mereka butuh," katanya.
Sebagai bagian dari program tersebut, pemerintah berencana membangun fasilitas pendukung di setiap desa nelayan, termasuk instalasi produksi es, ruang pendingin (cold storage), serta stasiun pengisian bahan bakar khusus nelayan.
"Kita akan menjamin tiap nelayan bisa punya es batu. Kita akan membuat instalasi pembuat es batu di tiap desa nelayan," ujar Prabowo.
Ia menambahkan, penguatan sektor perikanan tidak hanya menyangkut infrastruktur, tetapi juga berkaitan dengan posisi nelayan sebagai garda terdepan dalam menjaga wilayah laut Indonesia.
Selain program desa nelayan, Prabowo juga menyoroti agenda pemerintah dalam peningkatan kesejahteraan guru, penguatan UMKM, serta perlindungan sosial bagi lanjut usia.
Ia menegaskan kualitas pendidikan nasional sangat bergantung pada kondisi guru.
"Guru-guru yang berkualitas, guru-guru yang semangat, guru-guru yang gembira, guru-guru yang bisa menjadi contoh bagi generasi penerus bangsa," ujarnya.
Prabowo juga menegaskan komitmen pemerintah dalam mewujudkan penegakan hukum yang adil bagi seluruh lapisan masyarakat, tanpa diskriminasi.
"Jangan hukum yang adil hanya untuk mereka yang kuat, yang punya uang banyak," kata dia.*
(bi/ad)
SUMUT Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca untuk wilayah Sumatera Utara pada Kamis, 8 Oktob
NASIONAL
ACEH Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca untuk wilayah Aceh pada Kamis, 8 Oktober 2026. Hu
NASIONAL
JAWA BARAT Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca untuk wilayah Jawa Barat pada Kamis, 8 Okto
NASIONAL
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca untuk wilayah Jakarta dan Kepulauan Seribu pad
NASIONAL
YOGYAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca untuk wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (D
NASIONAL
BALI Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk sejumlah wilayah di Provinsi Bali pada Kamis, 8
NASIONAL
JAKARTA Ketua Umum Yayasan Jaga Riau Indonesia Alan Pane, S.Tr BD, SH, CPA, menghadiri serah terima jabatan Badan Komunikasi RI yang digel
NASIONAL
JAKARTA Ketua Harian Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ahmad Ali menyayangkan Mahkamah Konstitusi (MK) tetap memproses gugatan terkait sy
POLITIK
JAKARTA Pemohon perkara syarat pencalonan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Denny Indrayana, berencana mengadukan Komisi Pemilihan Um
POLITIK
MEDAN Pemerintah Kota (Pemko) Medan memperkuat upaya pencegahan stunting dengan melakukan pendampingan langsung terhadap keluarga berisiko
KESEHATAN