Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Langkah penataan BUMN ini sebelumnya juga mengemuka setelah rapat terbatas di Kertanegara antara Presiden Prabowo dan Menteri Investasi sekaligus Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan Roeslani, pada 21 Juni 2026.
Dalam laporan pemerintah disebutkan, dari total 1.077 entitas BUMN, sebanyak 258 entitas telah dikonsolidasikan.
Pemerintah menargetkan jumlah tersebut akan terus dipangkas hingga sekitar 300 perusahaan sebelum akhirnya menyisakan sekitar 250 entitas.
Sementara itu, Direktur Investasi PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA), Ridha Farid Lesmana, dalam rapat bersama Komisi VI DPR RI menjelaskan proses pembubaran dan restrukturisasi BUMN diperkirakan baru akan selesai sepenuhnya pada 2029.
Sejumlah BUMN yang telah dibubarkan antara lain:
PT Industri Sandang Nusantara (Persero)
PT Kertas Kraft Aceh (Persero)
PT Industri Gelas (Persero)
PT Istaka Karya (Persero)
PT Merpati Nusantara Airlines (Persero)
PT Kertas Leces (Persero)
PT Pembiayaan Armada Niaga Nasional (Persero)
PT PANN Multi Finance, anak usaha PT PANN
Pemerintah berharap langkah konsolidasi tersebut mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan aset negara, memperbaiki kinerja perusahaan pelat merah, serta mengurangi beban anggaran yang selama ini ditanggung negara.* (di/ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.