4 Pencuci Omprengan SPPG Tembung 3 Dipecat Sepihak: Mohon Bantuan BGN Sumut dan KPPG Medan
MEDAN Sebanyak empat tenaga pencuci omprengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Medan Tembung 3, Kota Medan, diberhentikan secara m
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Djamari Chaniago, memastikan ketersediaan beras di Sumatera Utara dalam kondisi aman.
Kepastian itu disampaikan setelah meninjau Gudang Perum Bulog Pulo Brayan Darat I di Kota Medan, Jumat (3/7/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Djamari meninjau langsung kondisi cadangan beras pemerintah, sistem distribusi, serta kesiapan Perum Bulog dalam menjaga ketahanan pangan di Sumatera Utara.Baca Juga:
Menurutnya, hasil peninjauan menunjukkan seluruh mekanisme penyimpanan dan distribusi pangan berjalan sesuai rencana sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan beras.
"Rencana pendistribusiannya sangat baik, begitu juga rencana pemasukannya. Ini menunjukkan sistem yang telah disiapkan berjalan dengan baik," kata Djamari.
Ia menegaskan bahwa cadangan pangan merupakan salah satu aspek paling penting dalam menjaga stabilitas negara.
Menurutnya, ketahanan pangan menjadi fondasi utama bagi keberlangsungan kehidupan masyarakat.
"Tidak ada satu bangsa pun yang bisa hidup tanpa makanan," ujarnya.
Djamari mengatakan, penguatan ketahanan pangan merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
Pemerintah tidak hanya menargetkan tercapainya swasembada pangan, tetapi juga memiliki visi menjadikan Indonesia sebagai salah satu lumbung pangan dunia.
Karena itu, ia mengapresiasi langkah Perum Bulog yang terus menjaga ketersediaan cadangan beras nasional, termasuk di Sumatera Utara.
"Terima kasih kepada seluruh jajaran Bulog. Harapan rakyat adalah tetap tersedianya pangan di setiap daerah. Selamat bertugas dan syukurilah amanah yang diberikan negara ini," katanya.
Sebelumnya, Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara mengungkapkan telah menerima tambahan pasokan sebanyak 15.000 ton beras dari Bulog pusat guna memperkuat stok pangan pokok di daerah.
Dengan tambahan tersebut, total cadangan beras yang dikelola Bulog Sumatera Utara kini mencapai sekitar 56.796 ton.
Jumlah stok itu diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di Sumatera Utara selama kurang lebih delapan bulan ke depan, sehingga diharapkan mampu menjaga stabilitas pasokan maupun harga beras di pasaran.
Pemerintah berharap ketersediaan stok yang memadai dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mendukung upaya menjaga ketahanan pangan nasional di tengah berbagai tantangan global.* (vo/ad)
MEDAN Sebanyak empat tenaga pencuci omprengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Medan Tembung 3, Kota Medan, diberhentikan secara m
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Terdakwa kasus dugaan pencemaran nama baik, Roy Suryo, kembali menjadi perhatian seusai menjalani sidang lanjutan perkara yang b
HUKUM DAN KRIMINAL
DEPOK Inspektur Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Komjen Pol. Rudi Setiawan membenarkan adanya dugaan pesta
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyebut dugaan manipulasi dokumen ijazah Presiden ke7 RI Joko Widodo atau Jokowi yang dilakukan terd
HUKUM DAN KRIMINAL
LHOKSEUMAWE Korem 011/Lilawangsa menggelar upacara puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di La
NASIONAL
LHOKSEUMAWE Komandan Korem 011/Lilawangsa Brigjen TNI Ali Imran menegaskan TNI dan rakyat merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipis
NASIONAL
BATU BARA Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian menghadiri upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Tentara Nasional Indonesia (TNI
PEMERINTAHAN
MEDAN Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya menegaskan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan rakyat merupakan kekuatan utama dalam menjaga
PEMERINTAHAN
JAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto menyebut Indonesia mulai menghadapi ancaman melalui serangan siber, disinformasi, dan berita bohong
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) mengungkap adanya pemindahan barangbarang dari bangunan klaster mewah di
HUKUM DAN KRIMINAL