Mantan Kadis Pertanian Palas Dituntut 4 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Program PSR
MEDAN Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang Lawas menuntut dua terdakwa dalam perkara dugaan korupsi Program Perema
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA – Booth Wismilak Premium Cigars menjadi salah satu pusat perhatian pengunjung dalam ajang Food & Hospitality Indonesia (FHI) 2026 yang berlangsung di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta. Tingginya antusiasme terlihat dari ramainya pengunjung yang ingin mengenal lebih dekat seni menikmati hingga melinting cerutu premium buatan Indonesia.
Dalam pameran internasional yang digelar pada 21–24 Juli 2026 itu, Wismilak mengusung tema "The Art of Indonesian Cigar & Hospitality" sebagai upaya memperkenalkan kualitas cerutu premium lokal kepada pelaku industri hospitality, pebisnis, serta pecinta cerutu dari dalam dan luar negeri.
Representative Wismilak Cigar, Nana Irawati, mengatakan terdapat dua aktivitas yang paling banyak menarik perhatian pengunjung, yakni Cigar Time dan Cigar Rolling Experience.Baca Juga:
Pada sesi Cigar Time, pengunjung diajak mengenal cara menikmati cerutu premium, termasuk teknik pairing dan pengalaman menikmati cerutu dalam suasana santai.
Sementara melalui Cigar Rolling Experience, pengunjung mendapat kesempatan meracik serta melinting cerutu secara langsung di bawah bimbingan tenaga ahli. Cerutu hasil lintingan tersebut bahkan dapat dibawa pulang sebagai suvenir.
"Kami ingin menunjukkan keunggulan mutu sekaligus seni pembuatan cerutu Indonesia kepada pelaku industri, pebisnis Horeka, hingga penikmat cerutu nasional maupun internasional," ujar Nana.
Selain memperkenalkan produk, keikutsertaan Wismilak dalam FHI 2026 juga menjadi bagian dari strategi memperluas pasar business to business (B2B) sekaligus memperkuat posisi perusahaan di segmen cerutu premium Indonesia.
Selama penyelenggaraan FHI 2026, aktivitas Wismilak berlangsung di dua lokasi, yakni Hall B3 Coffee Festival Area sebagai area pameran utama dan Foyer Hall B1 yang menjadi lokasi penyelenggaraan JBC Hospitality Night.
Booth Wismilak tampil dengan konsep elegan yang memadukan sentuhan klasik dan modern, sekaligus menampilkan lini produk unggulan seperti Clásico Series.
Antusiasme pengunjung pun terlihat sepanjang pameran berlangsung. Booth dipadati pelaku industri makanan dan minuman, peserta pameran, hingga pecinta cerutu yang rela mengantre untuk mengikuti sesi melinting cerutu secara langsung.
Melalui partisipasi tersebut, Wismilak berharap produk cerutu premium buatan Indonesia semakin dikenal luas serta mampu menjadi bagian dari perkembangan industri hospitality dan gaya hidup premium di pasar nasional maupun internasional.* (dh)
MEDAN Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang Lawas menuntut dua terdakwa dalam perkara dugaan korupsi Program Perema
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Saksi dalam perkara dugaan korupsi proyek Waterfront City Kabupaten Samosir mengaku tidak mengetahui adanya aliran dana kepada Pej
HUKUM DAN KRIMINAL
KARO Keluarga Febiola Br Febiola BrPurba, salah satu korban yang diduga mengalami keracunan setelah mengikuti program Makan Bergizi Grat
PERISTIWA
JAKARTA Harga sejumlah bahan pangan di pasar tradisional bergerak beragam pada Selasa, 8 September 2026. Kenaikan harga masih mendominas
EKONOMI
JAKARTA Pemerintah tengah membangun sistem digitalisasi perlindungan sosial untuk membuat penyaluran bantuan sosial atau bansos lebih te
EKONOMI
JAKARTA Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menilai pemerintahan Presiden Prabowo Subianto saat ini lebih demokratis dibandingkan peme
POLITIK
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mempersilakan kepolisian memeriksa pegawainya, Febrio Adiono, sebagai saksi dalam perkara yang berkai
HUKUM DAN KRIMINAL
SERANG Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda kembali mengalami erupsi pada Selasa, 8 September 2026. Erupsi terjadi pada pukul 05
PERISTIWA
MEDAN Pemerintah Kota Medan terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur hingga ke lingkungan permukiman warga. Salah satu upaya
PEMERINTAHAN
OlehNicholas Martua SiagianTERDENGAR ada harapan baru setelah aksi Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB). DPR RI berjanji akan mengesahkan
OPINI