BREAKING NEWS
Kamis, 23 Juli 2026

Prabowo: Ekonomi Itu Sederhana, Jangan Dianggap Ilmu Dewa

Johan - Kamis, 23 Juli 2026 21:20 WIB
Prabowo: Ekonomi Itu Sederhana, Jangan Dianggap Ilmu Dewa
Presiden RI Prabowo Subianto saat memberikan sambutan dalam acara puncak Harlah ke-28 PKB di JCC Senayan, Jakarta, Kamis (23/7/2026). (foto: PKB/yt)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menilai ilmu ekonomi bukanlah sesuatu yang rumit atau hanya bisa dipahami oleh kalangan tertentu.

Menurutnya, ekonomi merupakan ilmu sederhana yang berkaitan dengan cara mengelola kekayaan agar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara puncak Hari Lahir (Harlah) ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Kamis (23/7/2026).

Baca Juga:

Dalam pidatonya, Prabowo menyoroti persoalan pengelolaan kekayaan Indonesia yang menurutnya belum sepenuhnya memberikan manfaat bagi rakyat karena sebagian hasil kekayaan tersebut justru mengalir ke luar negeri.

Prabowo mengibaratkan kondisi tersebut seperti seseorang yang menjalankan usaha kecil, tetapi keuntungan dari usahanya tidak disimpan untuk kepentingan sendiri.

"Bagaimana kita bisa memberi kehidupan layak kepada rakyat kita, kalau kekayaan kita diambil terus, dibawa ke luar negeri dan tidak dinikmati oleh rakyat kita, ini tidak masuk akal. Dimana ada ilmu ini, ibu-ibu, bapak-bapak kalau punya usaha kalau punya warung habis jualan kopi uangnya ditaro, disimpen. Bener ibu-ibu? masa habis jualan kopi uangnya dibawa, dimana itu," kata Prabowo.

Prabowo kemudian menjelaskan bahwa ekonomi tidak harus dipandang sebagai ilmu yang sulit dipahami masyarakat umum.

Menurutnya, prinsip ekonomi dapat dilihat dari aktivitas sederhana dalam kehidupan sehari-hari, seperti mengelola usaha warung atau berdagang.

"Jadi, ibu ibu bapak bapak, ekonomi itu jangan dianggap ilmu yang, ilmu dewa dewa gitu. Ekonomi itu sederhana, kalau ibu buka warung ya itu ekonomi. Satu cangkir kopi, modalnya berapa, dijual berapa, selisihnya itu untung, untung ditabung. Indonesia ini kekayaannya dibawa keluar, dan tidak ditabung-tabung karena nggak ada di Indonesia," jelasnya.

Prabowo menegaskan, pengelolaan sumber daya ekonomi harus diarahkan agar manfaatnya kembali kepada masyarakat Indonesia.

Menurutnya, kekayaan nasional harus menjadi modal untuk membangun kesejahteraan rakyat dan memperkuat perekonomian dalam negeri.

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga melontarkan candaan kepada PKB terkait agenda tahunan Hari Lahir partai tersebut.

Prabowo mengaku heran karena PKB selalu menjadi salah satu partai yang pertama mengundang Presiden dalam acara Harlah.

"Jadi, saya terus terang saja, saya ndak ngerti ini ilmunya PKB ini. PKB ini memang boleh juga ini. Dalam musim satu tahun, tahunan, kenapa PKB harlahnya selalu yang pertama mengundang Presiden, sorry ye Golkar Golkar ulang tahunmu akhir tahun, iya kan Oktober," ujar Prabowo.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam suasana santai di hadapan para elite politik yang hadir dalam acara tersebut.

Acara Harlah ke-28 PKB turut dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka serta sejumlah pimpinan partai politik nasional.

Beberapa tokoh yang hadir di antaranya Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Presiden PKS Al Muzammil Yusuf, dan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.

Selain itu, hadir pula sejumlah elite partai, seperti Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, Bendahara Umum Partai NasDem Ahmad Sahroni, Sekretaris Jenderal PAN Eko Patrio, Bendahara Umum Golkar Sari Yuliati, Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat, Sekjen Partai Demokrat Herman Khaeron, serta Wakil Ketua Umum PSI Isyana Bagoes Oka.

Kehadiran para tokoh politik tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Harlah PKB ke-28 dengan tema "Arah Baru Amanat Ekonomi Konstitusi: Prabowonomics".* (d/ad)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Usung Konsep "Prabowonomics", Cak Imin: PKB Akan Terus Bersama Prabowo Menyukseskan Arah Baru Ekonomi
Prabowo: Katanya MBG itu singkatan dari Mas Bahlil Ganteng, Bisa Aja Lo
Cak Imin: Prabowo Sungguh-Sungguh Jaga Kekayaan Alam untuk Rakyat
Prabowo dan Gibran Hadiri Harlah ke-28 PKB, Elite Partai Politik Hadir di JCC Senayan
Prabowo Buka Peluang Larang Total Vape di Indonesia, Ini Alasannya
Putra Ferdy Sambo Dilantik Jadi Perwira Polri, Pesan dari Balik Jeruji: Jaga Kejujuran dan Integritas
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru