Wakil Bupati Asahan Rianto Hadiri Rakor Aswakada Sumut, Dorong Kolaborasi Pembangunan Daerah
MEDAN Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Asosiasi Wakil Kepala Daerah Indonesia (Aswakada) W
PEMERINTAHAN
MEDAN — Polemik internal di tubuh PDI Perjuangan Sumatera Utara kembali mencuat setelah kader militan PDIP Kota Medan, Tongam Manulang, menyoroti sikap elite DPD PDIP Sumut terkait tuntutan pengembalian uang pribadi Japorman Saragih dalam pembangunan Kantor DPD.
Tongam menilai, sikap sebagian pengurus DPD PDIP Sumut saat ini menunjukkan kesan mengabaikan perjuangan dan kontribusi Japorman Saragih ketika masih memimpin partai berlambang banteng tersebut.
"Jujur saya merasa mereka saat ini bergaya oportunis dan feodal dalam mengelola partai. Mereka seolah menganggap tuntutan Japorman seperti anjing menggonggong kafilah berlalu," tegas Tongam kepada wartawan di Medan, Sabtu (18/7/2026).Baca Juga:
Menurut Tongam, para pengurus DPD PDIP Sumut yang saat ini menjabat sebenarnya mengetahui rekam jejak dan militansi Japorman selama memimpin partai.
Ia mengatakan, pada masa kepemimpinan Japorman Saragih, soliditas kader PDIP Sumut dinilai cukup kuat dan berbagai persoalan internal dapat dikelola dengan baik.
"Mayoritas pengurus DPD yang duduk saat ini sangat tahu dan paham soal militansi dan kepemimpinan Bung Japorman. Tidak bisa dipungkiri selama beliau menjabat Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut para kader solid dan jauh dari permasalahan," ujarnya.
Tongam menilai sejumlah elite partai saat ini seperti melupakan jasa dan perjuangan Japorman yang pernah membangun serta membina banyak kader PDIP di Sumatera Utara.
Menurut dia, kondisi tersebut membuat pengelolaan partai terkesan semakin jauh dari semangat gotong royong yang menjadi nilai utama PDI Perjuangan.
"Namun, mereka-mereka itu saat ini seperti lupa dengan pengorbanan, perjuangan, dan semangat yang dibangun oleh Japorman Saragih. Sebab para elit DPD kini lebih mengarah menjadi komunitas oligarki seperti kerajaan yang tidak membangun semangat kegotongroyongan serta tidak punya greget keluar," kata Tongam.
Meski tengah menghadapi dinamika internal, Tongam berharap Japorman Saragih tetap memberikan perhatian terhadap perkembangan PDI Perjuangan di Sumatera Utara.
Ia bahkan berharap Japorman dapat kembali mengambil peran dalam kepemimpinan PDIP Sumut agar partai tersebut kembali solid dan tidak terpecah oleh kepentingan kelompok tertentu.
"Harapan kita, Bung Japorman tetap memberikan perhatian terhadap perkembangan PDIP Perjuangan termasuk mau kembali memimpin PDI Perjuangan Sumut agar jauh lebih baik lagi dan solid, tidak terkotak-kotak dan penuh kecurangan," ujarnya.
MEDAN Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Asosiasi Wakil Kepala Daerah Indonesia (Aswakada) W
PEMERINTAHAN
LABUHANBATU SELATAN Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan memperkuat dukungan terhadap upaya pemberantasan narkoba melalui sinergi li
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengingatkan kepala daerah dan wakil kepala daerah agar menjaga hubungan kerja yang harmo
PEMERINTAHAN
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 4,90 persen sepanjang perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 1923 Oktober 202
EKONOMI
MEDAN Malam Minggu menjadi waktu favorit bagi banyak anak muda untuk berkumpul bersama teman, pasangan, atau keluarga. Selain menikmati
PARIWISATA
MEDAN Polda Sumatera Utara menegaskan anggota DPRD Sumut, Dhody Thahir, masih berstatus tersangka dalam kasus dugaan pemalsuan dokumen.
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution meminta Dinas Pendidikan Sumatera Utara menyiapkan tes khusus untuk penerimaan siswa SMA ne
PENDIDIKAN
DELI SERDANG Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menganggarkan Rp 1,7 miliar untuk membangun gapura di perbatasan wilayahnya dengan Kota B
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution meminta Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara Alexander Sinulingga memastikan pengakuan ij
PENDIDIKAN
MEDAN Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Rocky Gerung, menegaskan bahwa kritik mahasiswa terhadap pemerintah harus disamp
NASIONAL