BREAKING NEWS
Sabtu, 17 Oktober 2026

Survei SMRC: Elektabilitas Dedi Mulyadi dan Anies Baswedan Ungguli Prabowo, Peta Pilpres 2029 Berubah?

Nurul - Sabtu, 17 Oktober 2026 21:34 WIB
Survei SMRC: Elektabilitas Dedi Mulyadi dan Anies Baswedan Ungguli Prabowo, Peta Pilpres 2029 Berubah?
Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Presiden Prabowo Subianto, dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis hasil survei terbaru mengenai elektabilitas sejumlah tokoh yang berpotensi maju dalam Pemilihan Presiden atau Pilpres 2029.

Dalam survei yang dilakukan pada 1–10 Oktober 2026 itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menempati posisi teratas, sedangkan elektabilitas Presiden Prabowo Subianto tercatat menurun dibandingkan survei Februari–Maret 2026.

Berdasarkan simulasi semi terbuka SMRC, Dedi Mulyadi memperoleh elektabilitas sebesar 35,5 persen.

Baca Juga:

Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berada di posisi kedua dengan 10,3 persen, disusul Prabowo Subianto dengan 9,8 persen.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berada di posisi berikutnya dengan elektabilitas 8,4 persen.

Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memperoleh 5 persen.

Daftar 10 besar dalam survei tersebut juga mencakup Ganjar Pranowo, Agus Harimurti Yudhoyono, Sherly Tjoanda Laos, Mahfud MD, dan Kaesang Pangarep.

Hasil ini menggambarkan pilihan responden dalam simulasi survei, bukan hasil pemilihan presiden yang akan berlangsung pada 2029.

Pencalonan setiap tokoh nantinya juga bergantung pada dinamika politik dan keputusan partai politik.

SMRC mencatat perubahan elektabilitas yang cukup besar antara Prabowo Subianto dan Dedi Mulyadi dalam rentang survei Februari–Maret hingga Oktober 2026.

Pada survei Februari–Maret 2026, elektabilitas Prabowo tercatat sebesar 33,3 persen.

Angka itu turun menjadi 9,8 persen dalam survei Oktober 2026, atau berkurang 23,5 poin persentase.

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Denny Indrayana Balas Jokowi: Tanpa Di-Downgrade, Gibran Memang Belum Layak Jadi Wapres Bahkan Wali Kota
Jokowi Sebut Isu Ijazah Gibran Operasi Politik, Denny Indrayana Beri Jawaban Menohok: Justru Cawe-cawenya di Pilpres 2024
Polemik Gibran Memanas, Ray Rangkuti: Hak Angket DPR Bisa Bantu Jokowi Ungkap Kebenaran soal Ijazah
Jokowi Mulai Bangun Panggung Politik Sendiri? Pengamat Ungkap Dua Faktor Perubahan Sikap Jokowi terhadap Prabowo
Prabowo Genap Berusia 75 Tahun, Kemensetneg: Semoga Dikaruniai Kekuatan dalam Memimpin
Dua Kali Mangkir dari Panggilan KPK, Kini Nusron Wahid Absen di Pertemuan Kabinet Prabowo: Ke Mana Dia?
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru