BREAKING NEWS
Sabtu, 17 Oktober 2026

Denny Indrayana Balas Jokowi: Tanpa Di-Downgrade, Gibran Memang Belum Layak Jadi Wapres Bahkan Wali Kota

Dharma - Sabtu, 17 Oktober 2026 21:14 WIB
Denny Indrayana Balas Jokowi: Tanpa Di-Downgrade, Gibran Memang Belum Layak Jadi Wapres Bahkan Wali Kota
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. (foto: Setwapres/yt)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Denny Indrayana menanggapi pernyataan Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo atau Jokowi, yang menyebut polemik ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sebagai operasi politik untuk merusak reputasi.

Pemohon gugatan terkait keabsahan ijazah Gibran itu justru menilai reputasi politik Jokowi terdampak oleh persoalan tersebut.

Denny menyampaikan tanggapannya melalui unggahan di kanal YouTube @dennyindrayana99 pada Sabtu, 17 Oktober 2026.

Baca Juga:

Ia menilai reputasi Gibran tidak perlu diturunkan karena, menurut pandangannya, putra sulung Jokowi tersebut memang belum layak menduduki jabatan wakil presiden.

Denny bahkan mempertanyakan kelayakan Gibran ketika menjabat sebagai Wali Kota Solo.

"Untuk saudara Gibran, tanpa di-downgrade sekalipun memang reputasinya masih belum layak. Beliau seharusnya tidak dipasangkan menjadi wakil presiden. Bahkan untuk menjadi wali kota Solo pun, sama-sama kita tahu, masih perlu dipertanyakan kelayakannya," kata Denny.

Ia juga menilai reputasi kepresidenan Jokowi justru terdampak oleh pilihan politik yang diambil selama menjabat.

Menurut Denny, politik kebangsaan yang semestinya mengutamakan kepentingan negara telah bergeser menjadi politik partisan dan kekeluargaan.

"Seiring perjalanan waktu, reputasi kepresidenan Bapak [Jokowi] dirusak sendiri oleh Presiden Jokowi, di mana politik kebangsaan dan kenegaraannya menjadi politik partisan, politik kekeluargaan," lanjut Denny.

Denny membantah anggapan bahwa polemik ijazah Gibran merupakan operasi politik yang sengaja dirancang untuk menjatuhkan reputasi Jokowi dan keluarganya.

Ia justru menuding keterlibatan Jokowi dalam proses pencalonan Gibran pada Pemilihan Presiden 2024 sebagai bentuk operasi politik.

"Yang menurut kami operasi politik justru adalah cawe-cawe Presiden Jokowi dalam Pilpres 2024," kata Denny.

Editor
: Mass Arie
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Jokowi Sebut Isu Ijazah Gibran Operasi Politik, Denny Indrayana Beri Jawaban Menohok: Justru Cawe-cawenya di Pilpres 2024
Polemik Gibran Memanas, Ray Rangkuti: Hak Angket DPR Bisa Bantu Jokowi Ungkap Kebenaran soal Ijazah
Jokowi Mulai Bangun Panggung Politik Sendiri? Pengamat Ungkap Dua Faktor Perubahan Sikap Jokowi terhadap Prabowo
Prabowo Genap Berusia 75 Tahun, Kemensetneg: Semoga Dikaruniai Kekuatan dalam Memimpin
Dua Kali Mangkir dari Panggilan KPK, Kini Nusron Wahid Absen di Pertemuan Kabinet Prabowo: Ke Mana Dia?
Rico Waas Dorong Sekolah Rakyat Putus Rantai Kemiskinan Lewat Pendidikan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru