Korban Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo Terus Bertambah, BGN Buka Suara
SIDOARJO Jumlah santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur, yang diduga mengalami keracunan setelah menya
NASIONAL
WONOSOBO – Polemik terkait pemberian nama bayi Muhammad MBG Subianto asal Dusun Prigi, Desa Jolontoro, Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo, mendapat perhatian dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Wonosobo.
Namun, pemerintah daerah tidak langsung menolak nama tersebut.
Disdukcapil memilih melakukan pendekatan persuasif dengan memberikan sejumlah alternatif agar makna yang ingin disampaikan orang tua tetap dapat dipertahankan, sekaligus memenuhi aturan administrasi kependudukan.Baca Juga:
Kepala Disdukcapil Kabupaten Wonosobo, Dwi Saraswati, mengatakan pihaknya telah mendatangi rumah orang tua bayi pada Rabu (15/7/2026).
Kedatangan tersebut bertujuan memberikan penjelasan mengenai aturan pencatatan nama yang mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 73 Tahun 2022.
"Kami punya kewajiban memberikan edukasi terkait regulasi tersebut kepada masyarakat. Jangan sampai nanti sudah mengajukan permohonan baru kami sampaikan aturan, sehingga justru menimbulkan persoalan," ujar Dwi, Jumat (17/7/2026).
Menurut Dwi, hingga saat ini keluarga bayi tersebut belum mengajukan permohonan akta kelahiran ke Disdukcapil.
Dokumen yang sudah diterbitkan baru berupa surat keterangan kelahiran, sehingga masih ada ruang untuk berdiskusi mengenai penulisan nama yang sesuai dengan ketentuan.
Disdukcapil menjelaskan bahwa penggunaan "MBG" dalam nama Muhammad MBG Subianto menjadi perhatian karena bentuknya merupakan singkatan yang berpotensi menimbulkan tafsir berbeda.
Meski demikian, pemerintah tidak meminta orang tua menghapus makna yang ingin mereka abadikan dalam nama tersebut.
Sebaliknya, Disdukcapil menawarkan beberapa pilihan agar unsur "MBG" tetap bisa digunakan dengan cara yang sesuai aturan.
"Salah satu sarannya, kalau tetap ingin mempertahankan MBG, bisa ditulis menjadi 'Em Be Ge'. Dibacanya tetap sama, tetapi sudah tidak lagi berupa singkatan," kata Dwi.
SIDOARJO Jumlah santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur, yang diduga mengalami keracunan setelah menya
NASIONAL
MEDAN Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap menghadiri Rapat Koordinasi Awal (Rakor) Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Provinsi S
PEMERINTAHAN
MEDAN Kepala Dinas Sosial Kota Medan, Khoiruddin Rangkuti, menegaskan penentuan maupun perubahan peringkat desil 1 hingga 10 dalam Data
PEMERINTAHAN
MEDAN Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya menegaskan pelaksanaan reforma agraria tidak boleh berhenti pada persoalan sertifikat dan kepa
NASIONAL
SIDOARJO Ratusan santri Pondok Pesantren Manba&039ul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, mengal
PERISTIWA
MEDAN Subdit II Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara menangkap seorang warga Desa Klambir V Kebun, Kecamatan Hamparan Perak,
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Mantan Kepala Bidang (Kabid) Perkebunan Dinas Pertanian Mandailing Natal, Fauzan Lubis, divonis bebas dalam perkara dugaan korupsi
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Operasional penerbangan di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara, kembali normal pada Rabu, 2 September 20
NASIONAL
MEDAN Guru SD Negeri 060807 Medan berinisial DAL mengundurkan diri setelah dilaporkan orang tua siswa ke Dinas Pendidikan (Disdik) Kota
PENDIDIKAN
MEDAN Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sumatera Utara, Boya Yanti Gultom, mengajak seluruh anggota menjadikan akhlak Rasulul
PEMERINTAHAN