BREAKING NEWS
Minggu, 26 Juli 2026

Survei SMRC: Hampir Separuh Masyarakat Nilai Kondisi Ekonomi Indonesia Buruk atau Sangat Buruk

Nurul - Minggu, 26 Juli 2026 20:21 WIB
Survei SMRC: Hampir Separuh Masyarakat Nilai Kondisi Ekonomi Indonesia Buruk atau Sangat Buruk
Presiden Prabowo Subianto meninjau Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). (foto: BPMI Setpres)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menunjukkan hampir separuh masyarakat Indonesia menilai kondisi ekonomi nasional saat ini berada dalam kondisi buruk.

Dalam survei terbaru SMRC bertajuk "Kondisi Ekonomi Politik dan Approval Rating Presiden", sebanyak 37,9 persen responden menyatakan kondisi ekonomi Indonesia buruk.

Sementara 11,5 persen lainnya menilai kondisi ekonomi berada dalam kategori sangat buruk.

Baca Juga:

Jika digabungkan, sebanyak 49,4 persen masyarakat memiliki pandangan negatif terhadap kondisi ekonomi nasional.

Direktur Eksekutif SMRC, Deni Irvani, mengatakan penilaian negatif terhadap ekonomi kini menjadi pandangan yang cukup dominan di tengah masyarakat.

"Hanya sekitar 15,7 persen warga yang melihat kondisi ekonomi nasional secara positif. Sebaliknya, sekitar separuh masyarakat, 49,4 persen, menilai kondisi ekonomi buruk atau sangat buruk," kata Deni Irvani, Minggu (26/7/2026).

Sementara itu, sebanyak 33,9 persen responden menilai kondisi ekonomi nasional berada dalam keadaan biasa saja.

Menurut Deni, hasil survei tersebut menunjukkan persepsi negatif terhadap kondisi ekonomi tidak hanya dirasakan oleh kelompok tertentu, melainkan sudah menjadi pandangan yang cukup luas di masyarakat.

SMRC mencatat terjadi peningkatan signifikan terhadap penilaian negatif masyarakat mengenai kondisi ekonomi dalam sembilan bulan terakhir.

Pada survei November 2025, masyarakat yang menilai kondisi ekonomi buruk atau sangat buruk berada di angka 22,7 persen.

Angka tersebut kemudian meningkat menjadi 31,7 persen pada survei Februari–Maret 2026.

Kemudian dalam survei terbaru Juli 2026, jumlah masyarakat yang menilai kondisi ekonomi buruk atau sangat buruk kembali naik hingga mencapai 49,4 persen.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Survei SMRC: Kepuasan Publik terhadap Kinerja Presiden Prabowo Turun Jadi 51,1 Persen
Wiriya Alrahman Pensiun 1 Agustus 2026, Nama Erfin Fahrurrazi Mencuat sebagai Kandidat Plt Sekda Medan
Bupati Asahan Hadiri Penahbisan Pendeta HKBP, Tekankan Pentingnya Kerukunan Umat Beragama
Pria Dikeroyok hingga Meregang Nyawa Usai Dituduh Curi Ayam di Tabanan: Pemkab Buleleng Siapkan Bantuan untuk Keluarga Korban, Polisi Dalami Kasus
Bulog Sumut Perluas Penjualan Beras SPHP, Kini Bisa Dibeli Langsung di Depan Gudang dan Kantor Bulog
Wamenko Polkam Lodewijk: Politik Adalah Ibadah Pengabdian, Bukan Jalan Menuju Kekayaan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru