Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Dari sisi pendidikan, lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) masih menjadi kelompok terbesar di dunia kerja Sumatera Utara.
BPS mencatat lulusan SMA mencapai 32,40 persen dari total penduduk yang bekerja.
Sementara lulusan pendidikan tinggi mulai dari Diploma IV hingga S3 mencapai 11,72 persen.
Menurut Asim, struktur lapangan pekerjaan di Sumatera Utara juga belum mengalami perubahan yang berarti.
"Berdasarkan lapangan pekerjaan utama, struktur tenaga kerja di Sumut belum mengalami pergeseran. Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan tetap menjadi penyerap tenaga kerja terbesar," ujarnya.
Tiga sektor penyerap tenaga kerja terbesar di Sumatera Utara saat ini meliputi:
- Pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar 27,81 persen.
- Perdagangan besar dan eceran sebesar 20,48 persen.
- Industri pengolahan sebesar 10,14 persen.
Walaupun sektor pertanian masih menjadi penyerap tenaga kerja terbesar, penambahan pekerja baru terbanyak justru terjadi di sektor perdagangan.
Dalam periode Februari hingga Mei 2026, sektor perdagangan besar dan eceran menambah sekitar 7,64 ribu pekerja.
Disusul sektor penyediaan akomodasi dan makan minum yang bertambah 4,89 ribu pekerja.
Sebaliknya, sektor pertambangan dan penggalian mengalami penurunan sekitar 1,53 ribu pekerja.
BPS juga mencatat adanya perubahan pola jam kerja masyarakat di Sumatera Utara.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.