Bobby Nasution Ingin Budaya Batak Mendunia lewat Toba Caldera Culture Festival
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution mendorong Toba Caldera Culture Festival 2026 menjadi momentum untuk memperkenalkan
PARIWISATA
JAKARTA - Pemerintah tengah mengkaji pembatasan subsidi bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite bagi masyarakat berpenghasilan tinggi. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pembatasan tersebut berpotensi menyasar kelompok masyarakat yang masuk desil 9 dan 10.
Hal itu disampaikan Purbaya usai bertemu Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (11/8/2026).
"Jadi tadi kita membahas kemungkinan implementasi pembatasan subsidi Pertalite untuk yang tingkat atas. Mungkin yang desil 9, 10 supaya nanti, bukan sekarang ya, beberapa bulan kemudian kita bisa kurangi secara bertahap," ujar Purbaya.Baca Juga:
Purbaya menegaskan kebijakan tersebut belum akan diterapkan dalam waktu dekat. Pemerintah masih menyiapkan sekaligus menguji sistem yang nantinya digunakan untuk memastikan penyaluran subsidi BBM lebih tepat sasaran.
Menurutnya, sistem yang dimiliki PT Pertamina (Persero) saat ini sudah cukup baik dan dinilai siap mendukung penerapan kebijakan tersebut.
"Saya juga sudah sempat melihat sistem Pertamina sudah cukup baik sehingga siap bisa dilaksanakan," katanya.
Meski demikian, Purbaya belum dapat memastikan waktu penerapan pembatasan subsidi Pertalite. Saat ditanya kemungkinan kebijakan tersebut mulai berlaku pada Januari 2027, dia mengatakan pemerintah masih melakukan persiapan.
"Belum, belum tahu. Tapi kita siapkan sistemnya seperti apa dengan masukan dari Pak Bahlil tadi," ujarnya.
Sementara itu, Bahlil mengatakan pertemuannya dengan Purbaya turut membahas pola penyaluran subsidi energi agar lebih tepat sasaran. Dia menilai masih terdapat masyarakat berpenghasilan tinggi yang menikmati subsidi BBM.
"Selama ini kan kita tahu teman-teman, sebagian subsidi tidak tepat sasaran. Masa orang kaya harus kita subsidi? Contoh Pertalite," kata Bahlil.
Bahlil menyebut masyarakat yang masuk desil 9 dan 10 masih dapat menikmati subsidi Pertalite. Karena itu, pemerintah sedang menyusun sistem untuk mengarahkan anggaran subsidi energi yang mencapai ratusan triliun rupiah kepada masyarakat yang dinilai lebih berhak.
"Desil 9, desil 10 masih kena, masih dapat subsidi. Nah ini yang kita mulai bahas sistemnya segala macam supaya apa? Angka subsidi yang ratusan triliun ini betul-betul diberikan kepada saudara-saudara kita yang berhak menerimanya," ujarnya.
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution mendorong Toba Caldera Culture Festival 2026 menjadi momentum untuk memperkenalkan
PARIWISATA
NIAS BARAT Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Surya menegaskan kemajuan pendidikan di Kabupaten Nias Barat membutuhkan kolabora
PENDIDIKAN
BANDA ACEH Pendidikan Aceh pada 2026 dinilai perlu mengubah orientasi kebijakan dari sekadar memperluas akses menjadi memastikan setiap
PENDIDIKAN
KUALA, LANGKAT Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) mendorong Desa Bekiung, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, menjadi desa e
PENDIDIKAN
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno membantah isu yang menyebut dirinya mundur da
POLITIK
KUALA, LANGKAT Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menyerahkan peralatan produksi abon sapi dan cookies kepada Kelompok Ibui
PENDIDIKAN
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) memastikan penyidikan kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengungkap alasan di balik pernyataannya yang menyebut konsumsi telur dapat menyebabkan
KESEHATAN
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto berencana mengalihkan sebagian keuntungan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) u
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid angkat bicara soal isu reshuffle kabinet se
POLITIK