Pecah Telur 35 Tahun! Tumbangkan Thailand via Adu Penalti, Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
JAKARTA Timnas Indonesia berhasil meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand melalui adu penalti dalam final di S
OLAHRAGA
JAKARTA- Pemerintah berencana membatasi pembelian Pertalite bagi masyarakat yang masuk kelompok desil 10. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan kebijakan tersebut akan mulai diuji dalam beberapa bulan ke depan sebelum nantinya dipertimbangkan untuk kelompok desil lainnya.
Pada tahap awal, pembatasan tidak langsung diberlakukan untuk seluruh masyarakat desil 9 dan 10. Purbaya menyebut pemerintah akan lebih dulu menyasar kelompok desil 10.
"Nggak diperketat. Cuma akan dipastikan nanti yang saya tahu ya, supaya tepat sasaran. Mungkin kita akan coba nanti berapa bulan ke depan, yang Desil 10, kita batasin dulu," kata Purbaya saat ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (20/8/2026).Baca Juga:
Menurut Purbaya, penerapan kebijakan tersebut juga berpotensi menghemat anggaran subsidi bahan bakar minyak (BBM). Pemerintah masih menghitung besaran efisiensi yang bisa diperoleh dari pembatasan tersebut.
"Nanti ada penghematan, kita masih menghitung. Kira-kira sepersepuluhnya kalau nggak salah," ujarnya.
Rencana pembatasan ini sebelumnya juga disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. Namun, Bahlil menegaskan mekanisme tersebut masih dalam tahap kajian pemerintah.
Selama kajian belum menghasilkan keputusan final, pembelian Pertalite masih berjalan seperti biasa. Saat ini, kendaraan bus dan truk masih mendapatkan kuota pembelian BBM hingga 200 liter per hari, sedangkan kendaraan biasa memperoleh kuota 50 liter per hari.
"Pembatasan Pertalite, sekarang kan kita masih dalam kajian, lagi dikaji. Sekarang masih kalau sampai dengan keputusan kajian belum ada, masih seperti sekarang ini," ujar Bahlil dalam acara Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition di Jakarta, Rabu (19/8/2026).
Bahlil menjelaskan rencana pembatasan Pertalite untuk kelompok desil 9 dan 10 merupakan bagian dari upaya pemerintah membuat penyaluran subsidi lebih tepat sasaran.
Desil 9 dan 10 merupakan kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan relatif paling tinggi dalam pengelompokan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Menurut Bahlil, masyarakat yang masuk kelompok tersebut dinilai memiliki kemampuan ekonomi yang cukup sehingga seharusnya tidak lagi bergantung pada subsidi BBM.
"Tapi gini loh, masih, kita kan kalau Desil 9, 10 itu kan seperti saya, seperti Pak Ketua Asosiasi. Masa kita mau pakai subsidi? Ya sudahlah, yang kaya-kaya, yang sudah mampu itu jangan ngambil hak rakyat lah," kata Bahlil.
Pemerintah kini masih mematangkan mekanisme penerapan kebijakan tersebut. Purbaya menyebut kelompok desil 10 akan menjadi sasaran awal dalam beberapa bulan mendatang, sementara perluasan pembatasan masih menunggu hasil evaluasi.
Kebijakan ini diharapkan dapat mengurangi penggunaan subsidi oleh kelompok masyarakat yang dianggap mampu sekaligus mengarahkan anggaran negara kepada masyarakat yang lebih membutuhkan.* (d/dh)
JAKARTA Timnas Indonesia berhasil meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand melalui adu penalti dalam final di S
OLAHRAGA
JAKARTA Kuasa hukum Denny Indrayana Cs, Refly Harun, meyakini Mahkamah Konstitusi (MK) akan mengabulkan gugatan terkait syarat pendidikan
POLITIK
MEDAN Hampir 40 tahun tinggal di rumah papan, Rosila, warga Jalan Rela Gang Buntu, kawasan Air Bersih, Kelurahan Sudirejo, Kecamatan Medan
PEMERINTAHAN
MEDAN Sebanyak 111 dari 213 unit rumah tidak layak huni (RTLH) yang menjadi sasaran program rehabilitasi di Kota Medan saat ini sedang dik
PEMERINTAHAN
MEDAN Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Kota Medan kini diarahkan tidak hanya menangani layanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga menj
PEMERINTAHAN
BINJAI Markas Cabang (Marcab) Laskar Merah Putih (LMP) Kota Binjai meresmikan kantor baru di Jalan Tengku Amir Hamzah, Kelurahan Jati Kary
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Medan dengan agenda penyampaian pemandangan umum fraks
PEMERINTAHAN
MEDAN DPRD Kota Medan mengusulkan revisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2015 tentang Penanggulangan Kemiskinan. Revisi tersebut di
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menghadiri upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Tentara Nasional Indonesia (TNI)
PEMERINTAHAN
MEDAN Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap menerima kunjungan silaturahmi Wakil Menteri Agama (Wamenag) RI Romo H.R. Muhammad Syafi
PEMERINTAHAN