BREAKING NEWS
Senin, 12 Oktober 2026

"Tak Boleh 1 Barel Pun!" Prabowo Tegaskan RI Segera Setop Impor Minyak-LPG

- Selasa, 25 Agustus 2026 18:37 WIB
"Tak Boleh 1 Barel Pun!" Prabowo Tegaskan RI Segera Setop Impor Minyak-LPG
Presiden Prabowo Subianto, saat meluncurkan dan melakukan groundbreaking Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 gigawatt peak (GWp) di Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, Selasa (25/8/2026). (Foto: Tangkapan Layar Sekretariat Presiden / YT)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JEMBRANA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan target pemerintah untuk menghentikan ketergantungan Indonesia terhadap impor energi. Prabowo bahkan menyatakan Indonesia tidak boleh lagi mengimpor minyak maupun Liquefied Petroleum Gas (LPG) dalam waktu sesingkat-singkatnya.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat meluncurkan dan melakukan groundbreaking Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 gigawatt peak (GWp) di Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, Selasa (25/8/2026).

Prabowo mengatakan Indonesia memiliki sejumlah modal untuk mewujudkan kemandirian energi. Selain PLTS 100 GWp, pemerintah juga mengandalkan pengembangan panas bumi, penemuan ladang gas baru serta peningkatan produksi minyak dalam negeri.

Baca Juga:

"Kita tidak akan takut perkembangan apa pun di bagian mana pun dunia. Dengan 100 gigawatt, dengan geothermal yang kita punya, dengan ladang-ladang gas yang kita sudah ketemukan, dengan lifting minyak yang harus naik terus," kata Prabowo dalam acara tersebut.

Dengan berbagai sumber energi tersebut, Prabowo menargetkan Indonesia segera terbebas dari impor minyak. Ia bahkan menekankan tidak boleh ada lagi impor minyak satu barel pun.

"Kita tidak boleh impor lagi 1 barel pun minyak. Kita tidak boleh impor lagi, insyaallah dalam waktu sesingkat-singkatnya, 1 tabung LPG pun kita tidak boleh impor lagi," tegasnya.

Prabowo kemudian meminta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan target tersebut dapat dijalankan.

"Menteri ESDM? Sanggup?" tanya Prabowo.

"Siap, dilaksanakan!" jawab Bahlil.

Target tersebut menjadi bagian dari agenda pemerintah memperkuat ketahanan dan kemandirian energi nasional. Pengembangan energi surya menjadi salah satu langkah yang ditempuh pemerintah untuk mengurangi penggunaan energi berbasis fosil sekaligus menekan ketergantungan terhadap pasokan energi dari luar negeri.

Program PLTS 100 GWp sendiri ditargetkan dibangun secara bertahap dan menjadi salah satu proyek strategis pemerintah dalam mempercepat transisi energi nasional.

Prabowo menilai Indonesia memiliki potensi sumber daya energi yang besar sehingga harus dioptimalkan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Pemerintah juga terus mendorong peningkatan lifting minyak serta pengembangan sumber energi baru dan terbarukan.* (d/dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Prabowo Kobarkan Ambisi Surya 100 GWp dari Bali, Kejar Rampung 2029
Jelang Aksi 27 Agustus, Massa dari Pati dan Bangkalan Bersiap ke Jakarta Bawa Tuntutan Berbeda
Jokowi Diam Saat Budi Arie Singgung Potensi Pemerintahan Prabowo Tak Sampai 2029
Budi Arie Bicara soal Percepatan Pemilu 2029, Ini Respons Gerindra
Menkop Ferry: Lokasi Kopdes Merah Putih Dipilih Lewat Musyawarah Desa
Prabowo Akan Groundbreaking PLTS 100 GWp di Bali Hari Ini
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru