BREAKING NEWS
Selasa, 17 Februari 2026

CDU Soroti Keamanan Jerman di Ukraina, Rudal Taurus Jadi Perdebatan

BITVonline.com - Senin, 13 Januari 2025 14:51 WIB
CDU Soroti Keamanan Jerman di Ukraina, Rudal Taurus Jadi Perdebatan
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JERMAN — Uni Kristen Demokrat (CDU), partai konservatif terbesar di Jerman, menegaskan pentingnya stabilitas keamanan di Ukraina sebagai bagian dari perlindungan keamanan Eropa. Dalam program kampanye mereka menjelang pemilu dini Februari mendatang, CDU menyatakan bahwa jika Ukraina jatuh, ancaman terhadap negara-negara Uni Eropa lainnya akan meningkat.

CDU juga menyebut bahwa jaminan keamanan untuk Ukraina dapat diberikan bersama Amerika Serikat dan mitra NATO Eropa lainnya. Isyarat ini membuka kemungkinan peran langsung Jerman dalam mengamankan gencatan senjata di Ukraina, meskipun hal tersebut dapat berujung pada pengerahan tentara Jerman di wilayah konflik. Perdebatan besar muncul terkait permintaan Ukraina untuk rudal Taurus yang memiliki daya jelajah hingga 500 kilometer.

Kanselir Olaf Scholz dari Partai Sosial Demokrat (SPD) menolak pengiriman senjata ini dengan alasan potensi eskalasi perang jika rudal digunakan untuk menargetkan Moskow. Namun, kandidat kanselir CDU/CSU Friedrich Merz menyatakan kesediaannya untuk memasok Taurus, dengan syarat berkonsultasi terlebih dahulu dengan mitra NATO.

“Pengiriman senjata dianggap memicu perang, sementara penghentian pengiriman diyakini memperlambatnya,” ujar Thomas Erndl, pakar kebijakan luar negeri CSU. Partai Liberal Demokrat (FDP) mendukung pengiriman Taurus secepatnya, sedangkan SPD tetap tegas menentang langkah tersebut.

CDU juga berkomitmen untuk meningkatkan anggaran pertahanan. Mereka menolak tuntutan lima persen dari PDB yang diminta oleh Donald Trump, Presiden AS terpilih, tetapi mendukung target NATO sebesar dua persen sebagai angka minimum. CSU bahkan mendorong alokasi hingga tiga persen untuk memperkuat industri pertahanan Jerman.

Hasil pemilu akan menjadi kunci bagi kebijakan luar negeri Jerman. Analis memprediksi jika CDU/CSU berkoalisi dengan SPD, pendekatan keamanan akan tetap hati-hati. Namun, koalisi dengan Partai Hijau dapat membawa perubahan signifikan, mengingat dukungan kuat Partai Hijau terhadap bantuan militer untuk Ukraina.

Rudal Taurus, meskipun bukan senjata yang dapat mengubah jalannya perang, telah menjadi simbol ketakutan Jerman akan keterlibatan langsung. Friedrich Merz menegaskan bahwa Jerman perlu memimpin di Eropa, berbeda dengan kebijakan Olaf Scholz yang dinilai terlalu berhati-hati.

(CHRISTIE)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru