Pakistan Minta AS dan Iran Jaga Gencatan Senjata Meski Perundingan di Islamabad Buntu
ISLAMABAD Pemerintah Pakistan meminta Amerika Serikat dan Iran tetap menjaga gencatan senjata meski perundingan terbaru di Islamabad berak
INTERNASIONAL
JAKARTA - Dunia hiburan tanah air tengah dihebohkan dengan dugaan insiden penamparan yang dilakukan aktor Dimas Anggara terhadap Kiesha Alvaro, putra dari aktris Okie Agustina dan musisi Pasha Ungu, saat proses syuting berlangsung.
Peristiwa ini terungkap melalui unggahan emosional Okie Agustina di akun Instagram pribadinya pada Selasa (24/6), yang menyebut bahwa tindakan Dimas terjadi di luar naskah dan bukan bagian dari adegan syuting.
"Gampar itu ketika sedang tidak take, masih blocking dan tidak ada dalam script, tapi anak saya tidak membalas," tulis Okie dengan nada kecewa.
Kronologi: Blocking Berujung Kekerasan
Okie menjelaskan bahwa kejadian bermula saat Kiesha melakukan latihan adegan yang mengharuskannya mencengkeram bahu Dimas Anggara — sesuai arahan dalam skenario. Namun, respons Dimas justru berlebihan dan keluar dari batas profesionalitas.
"Ketika sudah take dan adegan tensi tinggi, Kiesha akting dengan cengkeram bahu sang aktor, namun dibalas dengan tendangan," lanjut Okie.
Tidak berhenti di situ, setelah adegan selesai, Dimas diduga menghampiri Kiesha dan mengajaknya bertengkar secara verbal.
"Setelah selesai take, ternyata sang aktor mendekati Kiesha dan mengajak ribut serta menantang Kiesha," tambah Okie.
Okie Agustina: Bukan Gimmick, Saya Saksinya
Okie dengan tegas menampik anggapan bahwa peristiwa ini merupakan bagian dari strategi publikasi atau gimmick untuk menaikkan rating sinetron. Ia menyatakan bahwa kejadian tersebut benar-benar terjadi di depan matanya, tanpa rekayasa.
"Tidak ada gimmick-gimmickan karena ini real terjadi di depan mata saya! Rugi amat segala gimmick-gimmickan... dibayar juga tidak!" tulisnya dengan nada geram.
ISLAMABAD Pemerintah Pakistan meminta Amerika Serikat dan Iran tetap menjaga gencatan senjata meski perundingan terbaru di Islamabad berak
INTERNASIONAL
JAKARTA Koalisi masyarakat sipil yang tergabung dalam Solidaritas untuk Andrie Yunus menggelar aksi memperingati 30 hari penyiraman air ke
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Oditurat Militer menanggapi usulan pelibatan hakim ad hoc dalam sidang kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Or
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menyebut alokasi dana bantuan bencana dari pemerintah pusat untuk Sumut periode 20262028 m
EKONOMI
BANDA ACEH Komandan Resimen Induk Daerah Militer (Danrindam) Kodam Iskandar Muda, Ali Imran, menegaskan komitmennya membentuk putraputri
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia, AM Akbar Supratman, mengapresiasi terpilihnya Sugiono sebagai Ketua
POLITIK
Oleh Raman KrisnaLONJAKAN harga bahan baku plastik di Sumatera Utara hingga puluhan persen bukan lagi sekadar persoalan pasar. Ini adalah p
OPINI
JAKARTA Bareskrim Polri terus mengusut kasus dugaan penipuan oleh PT Dana Syariah Indonesia (DSI) yang merugikan hingga Rp2,4 triliun. Pen
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) angkat bicara terkait anggaran Rp113 miliar untuk jasa event organizer (EO) yang menjadi sorotan publik.
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap adanya praktik tak wajar di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.
HUKUM DAN KRIMINAL