Pakistan Minta AS dan Iran Jaga Gencatan Senjata Meski Perundingan di Islamabad Buntu
ISLAMABAD Pemerintah Pakistan meminta Amerika Serikat dan Iran tetap menjaga gencatan senjata meski perundingan terbaru di Islamabad berak
INTERNASIONAL
JAKARTA -Musisi sekaligus politisi Pasha Ungu memberikan apresiasi atas permintaan maaf dari aktor Dimas Anggara terkait insiden dugaan penamparan terhadap putranya, Kiesha Alvaro, di lokasi syuting sinetron Jalinan Cinta Terlarang.
Dimas Anggara mengunggah video di Instagram untuk meminta maaf secara langsung kepada Kiesha dan keluarganya atas tindakannya. Ia mengaku menyesal dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan tersebut.
Menanggapi hal itu, Pasha menyatakan:
"Terima kasih, Pa @dimsanggara, sudah menyadari kekeliruannya atas sikap yang berlebihan terhadap anak saya @kiesha.alvaro. Insya Allah semua ada hikmahnya," tulis Pasha.
Pasha juga memuji sikap baik Kiesha yang telah memaafkan Dimas, menyebutnya "luar biasa" dan berharap hubungan mereka dapat diperbaiki. "Untuk anak hebatku, ketua muda, Kaka Ica, luar biasa sudah belajar memaafkan. Bismillah, keduanya bisa kembali membangun hubungan baik dan sukses dalam karier ke depannya," ungkapnya .
Kejadian ini bermula saat ibunda Kiesha, Okie Agustina, membagikan momen saat Dimas tampak emosional dan melakukan tindakan yang tidak profesional selama pengambilan adegan, menampar Kiesha ketika sedang blocking, bukan saat take.
Pasha sebelumnya sempat menuntut klarifikasi dari Dimas dan rumah produksi. Ia mengecam tindakan tersebut dan menuntut adanya pertanggungjawaban resmi agar suasana syuting tetap profesional dan aman .
Kiesha di sisi lain menegaskan telah memaafkan dan berharap hubungan mereka bisa menjadi lebih baik lagi, mencontoh hubungan antar saudara: "Semoga kita ke depannya bisa lebih baik lagi, lebih semangat lagi dan ya kita bisa jadi abang‑adik yang baik," katanya .*
(tb/j006)
ISLAMABAD Pemerintah Pakistan meminta Amerika Serikat dan Iran tetap menjaga gencatan senjata meski perundingan terbaru di Islamabad berak
INTERNASIONAL
JAKARTA Koalisi masyarakat sipil yang tergabung dalam Solidaritas untuk Andrie Yunus menggelar aksi memperingati 30 hari penyiraman air ke
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Oditurat Militer menanggapi usulan pelibatan hakim ad hoc dalam sidang kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Or
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menyebut alokasi dana bantuan bencana dari pemerintah pusat untuk Sumut periode 20262028 m
EKONOMI
BANDA ACEH Komandan Resimen Induk Daerah Militer (Danrindam) Kodam Iskandar Muda, Ali Imran, menegaskan komitmennya membentuk putraputri
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia, AM Akbar Supratman, mengapresiasi terpilihnya Sugiono sebagai Ketua
POLITIK
Oleh Raman KrisnaLONJAKAN harga bahan baku plastik di Sumatera Utara hingga puluhan persen bukan lagi sekadar persoalan pasar. Ini adalah p
OPINI
JAKARTA Bareskrim Polri terus mengusut kasus dugaan penipuan oleh PT Dana Syariah Indonesia (DSI) yang merugikan hingga Rp2,4 triliun. Pen
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) angkat bicara terkait anggaran Rp113 miliar untuk jasa event organizer (EO) yang menjadi sorotan publik.
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap adanya praktik tak wajar di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.
HUKUM DAN KRIMINAL