Sejumlah Kader NasDem Resmi Berlabuh ke PSI: Efek Jokowi?
JAKARTA Sejumlah kader Partai NasDem memilih bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). PSI menilai fenomena ini merupakan efek
POLITIK
JAKARTA -Nama pendakwah Gus Miftah kembali menjadi sorotan publik setelah sebuah video lawasnya viral di media sosial. Dalam video tersebut, Gus Miftah tampak melontarkan candaan yang dinilai merendahkan seniman senior Yati Pesek. Video itu diambil sekitar dua tahun lalu saat keduanya berada di atas panggung dalam sebuah acara.
Dalam potongan video yang viral, Gus Miftah menyebut Yati Pesek dengan kalimat yang tidak pantas.
“Ini tadi lagunya berjudul Bajing Loncat. Bajingannya saya ajak naik,” ujar Gus Miftah dalam bahasa Jawa saat meminta Yati Pesek naik ke panggung.
Candaan lainnya yang dianggap tidak pantas juga diucapkan oleh Gus Miftah. “Saya bersyukur Bude Yati jelek, makanya jadi sinden. Kalau cantik jadi pe*r,” ucapnya di hadapan Yati Pesek, disambut tawa hadirin di lokasi.
Menanggapi viralnya video tersebut, aktor sekaligus presenter Erick Estrada, yang memiliki hubungan dekat dengan Yati Pesek, mengungkapkan perasaannya lewat unggahan di Instagram. Erick mengaku sakit hati mendengar ucapan Gus Miftah terhadap Yati Pesek.
Dalam unggahan tersebut, Erick memperdengarkan voice note dari Yati Pesek yang mengungkapkan perasaan sakit hati atas candaan tersebut.
“Aku cuma diam saja, meski sebenarnya hatiku sakit sekali. Aku dari kecil udah jadi seniman sampai sekarang (tua),” kata Yati Pesek dalam voice note yang dikutip Sabtu (7/12).
“Aku dimanapun diajarkan budi pekerti dan tata krama yang baik. Tapi kok aku sama Miftah dikata-katain seperti itu. Disebut bajn, disebut per. Salahku apa?” tambahnya.
Viralnya video ini memicu kecaman dari masyarakat yang menganggap candaan tersebut tidak menghargai seorang seniman senior. Erick Estrada secara langsung meminta Gus Miftah untuk segera meminta maaf kepada Yati Pesek atas pernyataannya.
“Sebagai orang yang sudah dianggap ibu, saya sangat kecewa. Ini harus menjadi pembelajaran agar tidak ada lagi candaan seperti ini di masa depan,” ujar Erick.
Ini bukan pertama kalinya Gus Miftah menjadi perbincangan. Sebelumnya, ia juga menuai kritik atas komentarnya terhadap seorang pedagang es teh yang berujung pada pengunduran dirinya sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama.
Hingga berita ini diturunkan, Gus Miftah belum memberikan tanggapan resmi terkait video lawas tersebut. Publik menantikan klarifikasi dan langkah selanjutnya dari pihak terkait untuk meredakan polemik yang tengah bergulir.
(N/014)
JAKARTA Sejumlah kader Partai NasDem memilih bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). PSI menilai fenomena ini merupakan efek
POLITIK
MEDAN Kebakaran hebat melanda pabrik ban dan sandal Swallow di Jalan Yos Sudarso, Kota Medan, sejak Selasa malam (27/1) hingga Rabu dini
PERISTIWA
OlehHabiburokhman. KAMI perlu menanggapi pengawasan kinerja Polri oleh Kompolnas. Perlu digarisbawahi bahwa Kompolnas bukanlah lembaga pen
OPINI
BEKASI Organisasi masyarakat Horas Bangso Batak (HBB) menolak rencana Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) u
NASIONAL
JAKARTA Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution meminta pemerintah kabupaten dan kota yang terdampak bencana banjir dan lon
PEMERINTAHAN
KISARAN Pemerintah Kabupaten Asahan menerima Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Tahun 2026 Kategori Madya pada ajang Deklarasi
PEMERINTAHAN
BATU BARA Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal, S.E., M.AP., memastikan optimalisasi pelayanan publik yang menyentuh langsung masyarakat berj
PEMERINTAHAN
JAKARTA PUSAT Guna mempercepat pendaftaran tanah aset, penyelesaian sengketa, dan kepastian hukum di daerah Kabupaten Batu Bara, Bupati Ba
PEMERINTAHAN
JAKARTA PUSAT Sebagai bentuk apresiasi atas komitmen Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., dalam menjamin kesehatan masy
PEMERINTAHAN
BATU BARA Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Labuhan Ruku kembali melaksanakan kegiatan pembagian bantuan sosial kepada keluarga warga binaa
NASIONAL