Rupiah Ditutup Menguat 0,24%, Investor Pantau Perkembangan Perdagangan Internasional
JAKARTA Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup menguat pada akhir perdagangan Kamis (26/2/2026). Rupiah menguat 41 poin atau sekit
EKONOMI
JAKARTA -Keberhasilan tim Ditresnarkoba Polda Metro Jaya dalam mengungkap kasus peredaran sabu yang disembunyikan dalam boneka menjadi sorotan utama. Kasus ini terungkap pada Selasa (23/7) di kawasan Jakarta Timur, menunjukkan betapa kreatifnya pelaku dalam menyembunyikan barang haram.
Penangkapan dan Pengungkapan Kasus
Menurut keterangan Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKBP Bariu Bawana, pengungkapan ini berawal dari informasi mengenai adanya transaksi narkoba yang mencurigakan di wilayah Jakarta Timur. Tim investigasi segera bergerak dan melacak target yang diketahui sebagai seorang pria. “Tim mencurigai seseorang laki-laki dan mengikuti pergerakannya hingga akhirnya berhasil diamankan di daerah Setu, Cipayung, Jakarta Timur,” ungkap Bariu.
Di lokasi penangkapan, polisi menemukan 12 paket sabu dengan berat total mencapai 6 kilogram, yang tersembunyi di dalam 8 boneka. Penemuan ini tidak hanya mengejutkan tetapi juga menggambarkan metode penyembunyian yang cerdik dan kreatif oleh pelaku.
Keterangan Pelaku dan Proses Hukum
Pelaku yang ditangkap berinisial TF. Dalam pemeriksaan awal, TF mengaku hanya disuruh oleh KR alias Ucok untuk mengambil dan mendistribusikan sabu tersebut. “Saat dilakukan interogasi, pelaku TF mengungkapkan bahwa dia hanya bertindak sebagai kurir yang diperintahkan oleh KR alias Ucok,” tambah AKBP Bariu.
Barang bukti berupa boneka dan sabu kini sudah diamankan di kantor Ditresnarkoba Polda Metro Jaya untuk proses penyidikan lebih lanjut. TF dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 subsider 112 ayat 2 UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Proses hukum terhadap pelaku akan terus berlanjut dengan kemungkinan adanya tambahan tersangka.
Pengembangan Kasus
Tim Ditresnarkoba Polda Metro Jaya masih melakukan pengembangan terkait kasus ini. Salah satu fokus utama adalah memburu KR alias Ucok, yang diduga sebagai pemilik dan pengendali utama barang haram tersebut. “Kami masih mengembangkan kasus ini dan berupaya untuk melacak dan menangkap KR alias Ucok sebagai pihak yang memerintahkan,” jelas Bariu.
Tindakan Polisi dan Dampak Sosial
Kasus ini menyoroti bagaimana jaringan peredaran narkoba terus berusaha menghindari deteksi dengan berbagai cara, termasuk menyembunyikan sabu dalam boneka. Polisi berharap penangkapan ini bisa menjadi langkah awal untuk memutus mata rantai peredaran narkoba di Jakarta dan sekitarnya.
Kepolisian juga mengingatkan masyarakat akan bahaya narkoba yang terus mengancam berbagai lapisan masyarakat, serta pentingnya kewaspadaan dan kerjasama dalam memberantas peredaran narkoba. “Ini adalah bentuk komitmen kami untuk terus memerangi peredaran narkoba dan memastikan bahwa pelaku-pelaku yang terlibat diadili sesuai dengan hukum yang berlaku,” tambah Bariu.
Kesimpulan
Pengungkapan kasus sabu dalam boneka ini menunjukkan tantangan besar yang dihadapi aparat penegak hukum dalam memberantas narkoba. Kreativitas pelaku dalam menyembunyikan barang haram memperlihatkan pentingnya strategi dan teknologi modern dalam penegakan hukum. Kasus ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat akan dampak buruk narkoba dan pentingnya peran serta semua pihak dalam memeranginya.
JAKARTA Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup menguat pada akhir perdagangan Kamis (26/2/2026). Rupiah menguat 41 poin atau sekit
EKONOMI
BINJAI Rencana kunjungan kerja Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin ke Kejaksaan Negeri Binjai, Kamis (26/2/2026), mendadak dibatalkan. Jaja
NASIONAL
DELI SERDANG Seorang pelajar, Oka Ginting (16), meninggal dunia setelah terlindas truk tangki di Jalan Jamin Ginting KM 1718, Desa Hulu
NASIONAL
MOSKWA Pemerintah Rusia secara terbuka mempertanyakan mekanisme kerja Board of Peace atau Dewan Perdamaian, yang diinisiasi Presiden Ame
INTERNASIONAL
MEDAN Ratusan pedagang daging babi dan masyarakat probabi menggelar aksi unjuk rasa di depan Balai Kota Medan, Kamis (26/2/2026). Massa
NASIONAL
JAKARTA Kuasa hukum Fandi Ramadhan, Anak Buah Kapal (ABK) yang tersangkut kasus sabu 2 ton, Hotman Paris Hutapea, menyatakan heran atas
HUKUM DAN KRIMINAL
PEKANBARU Seorang mahasiswi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau, Faradila (23), menjadi korban pembacokan oleh
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Provinsi Sumatera Utara kini mencatat angka kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) tertinggi di Indonesia. Berdasarkan data
NASIONAL
LANGKAT, SUMUT Personel Marinir TNI AL mengamankan dua pemuda yang diduga terlibat penyalahgunaan narkotika di Lingkungan IX, Kelurahan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kementerian Pertahanan (Kemhan) menegaskan tidak terlibat atau membekingi rencana impor 105 ribu unit mobil pikap asal India ole
NASIONAL